Aksi Korporasi

BRI Cetak Laba Rp 34,4 T, Garuda Batal Beli Boeing 737 Max 8

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
24 January 2020 08:14
BRI Cetak Laba Rp 34,4 T, Garuda Batal Beli Boeing 737 Max 8
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin Kamis (23/1/2020) ditutup dengan penguatan 0,25% ke level 6.249,21. Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan seluruh bursa saham utama kawasan Asia yang justru kompak ditransaksikan di zona merah.

Pada perdagangan kemarin, indeks Nikkei turun 0,98%, indeks Shanghai terkoreksi 2,75%, indeks Hang Seng melemah 1,52%, indeks Straits Times terpangkas 0,57%, dan indeks Kospi berkurang 0,93%.

Terdapat beberapa aksi emiten yang layak disimak untuk dijadikan pertimbangan dalam berinvestasi hari ini.



1. Garuda Batalkan Pesanan 49 Pesawat Boeing 737 Max 8
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memastikan tidak akan melanjutkan pembelian 49 pesawat Boeing 737 Max 8 yang sedianya mulai dikirim di 2020. Sebanyak 49 pesawat ini adalah sisa dari 50 pesawat yang sebelumnya dipesan.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Garuda Indonesia Fuad Rizal memastikan hal tersebut. "Kita baru dateng 1, setelah 49 kita berkirim surat untuk cancel. Kita pastikan akan mengambil sikap tidak ambil sisa," ungkapnya di Konferensi Pers di Kantor Pusat Garuda Indonesia Soekarno Hatta, Kamis, (23/01/2020).


2. Berkupon 4,25%, TBIG Terbitkan Surat Utang US$ 350 Juta
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan surat utang senilai US$ 350 juta atau senilai Rp 4,9 triliun (kurs Rp 14.000). Surat utang ini jatuh bertenor 5 tahun dan jatuh tempo pada 2025, dengan tingkat bunga 4,25% per tahun.

Adapun kupon akan dibayarkan setiap enam bulan mulai 21 Juli 2020. Penerbitan surat utang ini sebesar 123,7 dari nilai ekuitas TBIG per 20 Desember 2019 sebesar Rp 4,011 triliun.

3. Tanggapi Kementerian BUMN, Hanson Sudah Lunasi MTN di Asabri!
Direktur Utama PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro mengklarifikasi tentang utang pihaknya kepada PT Asabri. Hanson menegaskan bahwa surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) Hanson di Asabri telah dilunasi.

Hal tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Benny Tjokro, Bob Hasan kepada CNBC Indonesia perihal Asabri yang dikaitkan dengan Dirut Hanson tersebut. Menurut Bob Hasan ada tiga MTN yang diterbitkan melalui PT Pelita Indo Karya, senilai Rp 60 miliar pada 22 Desember 2015.


4. Setelah Borneo, Giliran Leo Investment Didepak dari Bursa
Bertambah lagi emiten yang didepak atau delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah sebelumnya PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) pada 20 Januari lalu, kini BEI menghapus pencatatan saham perusahaan investasi yakni PT Leo Investment Tbk (ITTG) resmi mulai 23 Januari 2020.

Hal itu disampaikan oleh Yayuk Sri Wahyuni, Pelaksana Harian Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dan Goklas Tambunan, Kadiv Penilaian Perusahaan BEI, dalam keterbukaan informasi, Kamis (23/1). Saham ITTG terakhir diperdagangkan di level Rp 82/saham di papan pengembangan BEI dengan kapitalisasi pasar Rp 113 miliar.


5. Naik 6,15%, BRI Berhasil Cetak Laba Rp 34,4 T pada 2019
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) pada 2019 berhasil membukukan laba RP 34,41 triliun naik 6,15% dari 2018 sebesar Rp 32,4 triliun.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, selama 2019 BRI berhasil mengembangkan bisnis segmen mikro melalui digitalisasi. "Saya ingin sampaikan faktor yang membentuk perolahan laba: pertama, di perkreditan, hingga akhir Des 2019, secara konsolidasi BRI menyalurkan kredit Rp 915,69 triliun. Tumbuh 8,4% di atas rata rata pertumbuhan industri perbankan 6,08% menurut OJK," kata Sunarso, dalam koferensi pers hari ini, Kamis (23/1/2020)


6. Erick Thohir Rombak Direksi & Komisaris PT Timah Bulan Depan
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir belum berhenti melakukan penyegaran di pelat merah yang ia komandoi. Bulan depan, giliran PT Timah Tbk (TINS) yang akan dirombak habis oleh Erick.

"Penyegaran, dua-duanya akan diganti (BoD dan BoC)," ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga saat dijumpai di kantornya, Kamis (23/1/2020).

RUPSLB Timah rencananya akan digelar pada 10 Februari mendatang. Pernyataan Arya ini sesuai dengan agenda RUPSLB yang sudah ditetapkan sebelumnya.


7. Dirut Anak Usaha Krakatau Steel Mengundurkan Diri, Ada Apa?
Direktur Utama PT Pelat Timah Nusantara Tbk atau PT Latinusa Tbk (NIKL) Ardhiman T.A mengundurkan diri dari jabatannya. Pengumuman ini disampaikan manajemen kepada dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.

Dalam surat bertanggal 23 Januari 2020 yang ditandatangani Sekretaris Perusahaan, Pengky Frusman, Latinusa sudah menerima surat pengunduran diri Ardhiman sebagai direktur utama pada 22 Januari 2020.


8. Lego 4 Miliar Saham Bank Amar, Tolaram Kantongi Rp 751 M
Toralam Group Inc, perusahaan yang berbasis di Singapura, melepas 4.313.401.500 saham atau 4,31 miliar saham PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) kepada investor sehingga kepemilikan perusahaan di Bank Amar tersisa 30% atau 2.410.530.000 saham.

Sebelum pelepasan saham ini, Tolaram menggenggam saham Bank Amar mencapai 6.723.931.500 atau 83,68% saham.


9. BUMI Incar Proyek Gasifikasi Batu Bara Senilai US$ 1 M
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengincar pabrik gasifikasi batubara senilai US$ 1 miliar di tengah restrukturisasi utang yang dilakukan perusahaan.

Perusahaan batu bara tebesar ini tengah membidik potensi gasifikasi batu bara sekaligus untuk mengurangi ketergantungan impor energi.

Direktur perusahaan Dileep Srivastava mengatakan saat ini BUMI tengah melakukan studi kelayakan untuk membangun gasifikasi batu bara ini. Studi kelayakan ini diharapkan bisa selesai tahun ini dan menjadi pertimbangan pemegang saham dan pemberi pinjaman.


10. Rilis Trailer KKN Desa Penari, Saham MD Pictures Naik 22%
Emiten rumah produksi film, PT MD Pictures Tbk (FILM) bersama Pichousefilms resmi merilis Teaser Poster dan Trailer film horor terbarunya di tahun 2020 berjudul "KKN: Di Desa Penari" di MD Place, Jakarta, Rabu kemarin (22/1//2020).

Berdasarkan siaran persnya, film bergenre horor tersebut diangkat dari cerita yang tersebar dan viral di media sosial dari seorang pria yang dikenal dengan sebutan Simpleman. Menceritakan kisah sekelompok mahasiswa yang berkunjung ke sebuah desa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Di tengah rilis perdana teaser dan trailer film horor tersebut, di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham FILM pada perdagangan sesi I pagi ini, Kamis (23/1/2020) pukul 10.47 WIB masih ditransaksikan di teritori negatif. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading