Ternyata Ini Alasan Erick Pertahankan Fuad Rizal di Garuda

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
23 January 2020 14:21
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) baru saja mendapatkan manajemen baru.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) baru saja mendapatkan manajemen baru setelah melalukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Rabu kemarin (23/1/2020). Mayoritas direksi perusahaan adalah orang baru setelah sebelumnya lima direksi diberhentikan.

Hasil RUPSLB tersebut juga menetapkan untuk mempertahankan Fuad Rizal selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia. Sedangkan Pikri Ilham Kurniansyah selaku Direktur Niaga justru diberhentikan. Adapun Dirut Garuda dijabat Irfan Setiaputra, eks Dirut PT INTI (Persero).


Kenapa Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan untuk mempertahankan Fuad Rizal?


Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemegang saham memberikan kesempatan pada Fuad untuk bekerja menjalankan tugasnya tentunya dengan tetap mendapatkan pengawasan dari komisaris dan kementerian.

"Loh kan udah ada susunan direksinya. Ya nanti biarkan aja beri kesempatan bekerja, dari direksinya diberi kesempatan bekerja dan tentu diawasi," kata Erick di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).


Adapun sebelum dilaksanakannya RUPSLB kemarin, Fuad menjabat sebagai Plt. Direktur Utama Garuda Indonesia pada 9 Desember 2019.

Awal mula jabatan tersebut terjadi setelah terkuak skandal penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Garuda yang baru dikirim dari Prancis. 

Efek dari skandal tersebut, lima anggota dewan direksi langsung dicopot Erick yakni Direktur Utama Ari Askhara, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, dan Direktur Human Capital Heri Akhyar, dan Direktur Operasi Bambang Adisurya Angkasa.

Setelah itu Fuad menjadi pelaksana tugas direktur operasi dan plt direktur teknik dan layanan. Ia juga akan menjadi plt direktur utama dan direktur keuangan dan manajemen risiko.

Nama Fuad sempat pula disorot publik ketika Garuda terseret kasus memoles laporan keuangan tahun 2018 dan kasus tersebut sudah mendapatkan sanksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

[Gambas:Video CNBC]





(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading