Modal Minimal Bank Jadi Rp 3 T, Ini Tahapannya

Market - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
16 January 2020 16:28
Modal Minimal Bank Jadi Rp 3 T, Ini Tahapannya

Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan menaikkan modal inti bank jadi minimal Rp 3 triliun. Kebijakan ini akan dituangkan dalam Peraturan OJK (POJK) yang akan diterbitkan akhir bulan ini atau awal Februari.

Setelah aturan ini terbit, Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) I dan BUKU II harus menaikkan modal inti menjadi minimal Rp 3 triliun. Dalam aturan yang berlaku saat ini Bank BUKU I merupakan bank yang memiliki modal inti antara di atas Rp 100 miliar hingga di bawah Rp 1 triliun. Bank BUKU II adalah bank dengan modal inti antara Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun.


"Meningkatkan ketentuan modal BUKU 1 mulai 2020 menjadi minimum Rp 1 triliun. Kemudian pada 2021 meningkat menjadi Rp 2 triliun, dan minimum Rp 3 triliun pada 2022," ujar Juru Bicara OJK, Sekar Putih, kepada CNBC Indonesia, Kamis (16/1/2020).


Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK, Heru Kristiyana, mengatakan penerapan aturan ini dilakukan secara bertahap selama tiga tahun.

"Kita lihat besok POJK-nya. Kita tergantung rule making rule karena kalau kita enggak ajak ngomong industri kan nantinya ribet. Kita ajak ngomong semua BUKU, asosiasi supaya mereka siap begitu aturannya keluar," tambah Heru.

Nah, bagi bank-bank yang tidak mampu memenuhi aturan akan dipersilakan melakukan konsolidasi dan merger atau turun kelas menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

"Kalau dalam aturan kalau dia enggak bisa mencapai Rp 3 triliun [opsinya] turun jadi BPR atau kita bisa melakukan agar dia enggak bisa melakukan kegiatan banking biasa, tinggal kita milih," jelasnya.

Heru mengatakan OJK juga sedang memikirkan akan adanya insentif merger beberapa bank menjadi satu untuk memenuhi aturan modal inti. Tetapi insentif ini belum dibicarakan dengan Kementerian Keuangan.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading