Sadis! 5 Saham LQ 45 Beri Cuan Lebih dari 50%

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
17 December 2019 13:29
Kinerja instrumen saham pada 2019 secara umum berada dalam tekanan.

Jakarta, CNBC Indonesia - Kinerja instrumen saham pada 2019 secara umum berada dalam tekanan. Meski beberapa saham anjlok, kenyataannya beberapa saham unggulan yang tergabung pada indeks LQ45 ada yang melesat hingga 50% lebih.

Kinerja indeks saham LQ45 sejak awal tahun hingga Senin (16/12/2019) telah naik 1,86%, unggul dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tumbuh hanya 0,28% dengan periode yang sama.


Indeks LQ45 merupakan indeks yang terdiri dari 45 saham dengan likuiditas tinggi sertai kapitalisasi pasar besar dan fundamental saham cukup baik.

Terdapat 5 saham pada indeks LQ45 tersebut yang mengalami kenaikan hingga 50% lebih, yang diantaranya berasal dari industri kimia, media periklanan, perbankan syariah, dan telekomunikasi.

Berikut saham-saham pada indeks LQ45 tersebut yang naik lebih dari 50% hingga penutupan pasar saham sesi I hari Selasa (17/12/2019):

1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)

Kinerja BRPT bisa dikatakan melesat paling tinggi dibandingkan dengan saham-saham LQ45 lainnya dengan kenaikan 191,8% atau bertambah 917 poin pada harga Rp 1.395/unit saham.

Perusahaan melalui anak perusahaannya PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) pada tahun ini telah meresmikan pabrik polyethylene baru senilai US$ 380 juta atau setara dengan Rp 5,32 triliun, hal ini mendapat respon positif dari pelaku pasar karena pendapatan perusahaan berpotensi membengkak.

2. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)

Ditempat kedua jajaran saham LQ45 yang kenaikannya paling tinggi ialah saham milik hary tanoesoedibjo yang meroket 141,3% atau naik 975 poin pada harga Rp 1.665/unit saham.

Kinerja saham MNCN bisa dikatakan mengalami pembalikan arah (technical rebound) setelah lesu dalam lima tahun ke belakang, pada tahun 2018 kemarin kinerjanya bahkan anjlok hingga 46%.

Katalis lainnya yang menopang aksi beli pelaku pasar belakangan ini berasal dari anak perusahaanya yakni PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) yang resmi mengakuisisi PT Link Net Tbk yang sebelumnya dimiliki oleh PT First Media Tbk (KBLV) dan Asia Link Dewa.

3. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS)

Ditempat ketiga ditempati anak perusahaan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) yang bergerak di bidang perbankan syariah yakni BTPS dengan kenaikan mencapai 129,53% atau naik 2.325 poin pada harga Rp 4.120/saham.

Perusahaan yang baru mencatatkan sahamnya pada 8 Mei 2018 tersebut terbilang impresif baik secara kinerja keuangannya maupun harga sahamnya di bursa. Per September 2019 aset perusahaan diketahui naik 28% menjadi Rp 14,5 triliun, laba bersihnya pun tumbuh hingga 39% padahal ekonomi cenderung turun tahun.

4. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)

Selanjutnya ditempat keempat ditempati oleh anak perusahaan dari BRPT yakni TPIA yang sahamnya juga melesat hingga 67,51% atau naik sebanyak 4.000 poin pada harga Rp 9.925/saham.

Adanya pembangunan pabrik baru di Cilegon yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo membuat performa perusahaan berpotensi semakin positif kedepannya. Pabrik tersebut akan memproduksi High Density Polythylene (HDPE), Linear Low Density Polyethylene (LLDPE), dan Metallocene LLDPE (mLLDPE).

Besarnya pabrik baru tersebut bahkan Presiden Jokowi memprediksi Indonesia tidak akan mengimpor produk kimia dalam empat tahun ke depan.

5. PT XL Axiata Tbk (EXCL)

Selanjutnya ditempat kelima ditempati oleh EXCL yang sahamnya melesat 63,64% atau naik hingga 1.250 poin pada harga Rp 3.230/saham. Saham telekomunikasi yang dikuasai Axiata Investment tersebut bangkit setelah tahun lalu harga sahamnya anjlok hingga 33%.

Pada kuartal III-2019 kinerja keuangan perusahaan cukup baik dengan mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 10,8% atau menjadi Rp 18,7 triliun. Perusahaan juga mencatatkan untung sebesar Rp 498 miliar berbanding rugi kuartal III-2018 yang mencapai Rp 144,8 miliar.



TIM RISET CNBC INDONESIA


Artikel Selanjutnya

Dari ITMG Hingga JPFA, Ini 5 Saham LQ45 yang Cuan Sampai 10%


(yam/hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading