Tanri Abeng Cerita Ada Politisasi di Tubuh BUMN

Market - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
08 December 2019 19:28
Tanri Abeng Cerita Ada Politisasi di Tubuh BUMN
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Negara Pendayagunaan BUMN (1998-1999) Tanri Abeng menyebut selama ini ada lobi-lobi politik dalam penentuan calon direksi atau komisaris BUMN. Salah satu yang menonjol adalah saat proses penunjukan manajemen di BUMN, termasuk direksi. Hal ini harus dibenahi agar menciptakan manajemen BUMN yang terbaik.

"Prosesnya kurang tepat karena saya tahu betul prosesnya bagaimana calon-calon direksi BUMN itu melakukan lobi ke partai-partai politik kekuatan-kekuatan politik jadi itu menurut saya mengganggu," terangnya, Jumat, (6/11/2019) kepada CNBC Indonesia.

Dirinya meminta jangan sampai ada campur tangan politik. Tanri mengusulkan agar dibentuk tim seleksi di BUMN. Tidak hanya menyeleksi, namun mencari talenta terbaik.


Ia bilang harus ada tim profesional yang tidak ada kaitannya dengan politik. Jangan sampai masuk ke presiden, suatu kandidat tidak memenuhi syarat karena seleksi sebelumnya tidak profesional.



Menurutnya negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia sudah menerapkan hal ini. Dua hal yang membedakan Indonesia dengan negara lain menurutnya adalah politisasi. Kunci keberhasilan dari perusahaan menurutnya adalah manajemennya.

"Select the best, kalau tidak ada dalam negeri cari yang luar negeri banyak lah anak profesional dari luar pasti mau masuk. Sesudah itu saya selalu katakan perkuat posisi dewan komisaris tidak hanya pengawasan tapi membangun sistem sehingga menghindari tindakan yang tidak profesional oleh direksi," imbuhnya.

Ia mengatakan, tidak ada undang-undang dan regulasi yang membatasi proses untuk membangun seleksi secara profesional. Ini menjadi kewenangan menteri BUMN, bagaimana menteri melakukan pencarian yang terbaik seperti yang dilakukan Malaysia, Singapura, dan China.

"Kelemahan kita kan di situ politisasi dan birokratisasi kita mulai saja penempatan direksi dan komisaris. Bangunlah tim seleksi yang profesional naik tim penilai akhir yang sampai ke presiden," jelasnya. 

Selama ini memang pemerintah punya skema Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh presiden untuk menentukan pemilihan direksi atau komisaris di tubuh BUMN. Namun, soal praktiknya, tentu kritikan dari Tanri Abeng ini sedang dijawab oleh Menteri BUMN Erick Thohir saat ini.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading