Saham Bank-bank BUMN Babak Belur, IHSG Anjlok 1,01%

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
14 November 2019 12:40
Saham-saham Bank BUMN Dilego

Saham-saham Bank BUMN Dilego

Sektor jasa keuangan yang ambruk hingga 1,1% menjadi sektor dengan kontribusi negatif terbesar bagi IHSG per akhir sesi satu. Sektor jasa keuangan terkoreksi seiring dengan aksi jual yang menerpa saham-saham bank plat merah.

Per akhir sesi satu, harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) anjlok 1,82%, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi 1,7%, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ambruk 1,26%.

Ambruknya harga saham bank-bank plat merah tersebut ditengarai dipicu oleh kekhawtiran bahwa nama-nama di atas dipertimbangkan untuk menyelamatkan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk dari permasalahan keuangan yang kini sedang menerpanya.


Kekhawatiran ini kembali mencuat pasca Wakil Presiden Ma'ruf Amin beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober, menemui manajemen Bank Muamalat. Dikabarkan, ada pejabat bank BUMN yang ikut dalam pertemuan tersebut.


Sebelumnya, kekhawatiran bahwa bank plat merah akan didorong untuk menyelamatkan Bank Muamalat sudah mencuat kala ada informasi yang beredar di pasar. Setidaknya, ada dua riset dari sekuritas yang membahas mengenai hal tersebut.

Salah satu riset tersebut menyatakan bahwa bank BUMN telah mengonfirmasi untuk melakukan uji tuntas atau due dilligence dalam rangka melakukan suntikan modal ke Bank Muamalat.

Sementara itu, riset lainnya menyatakan bahwa ada kemungkinan bank BUMN akan membeli sekurititasi dari pembiayaan bermasalah milik Bank Muamalat. Riset tersebut juga menyatakan bahwa akan menjadi preseden buruk bila bank BUMN membantu bank swasta seperti Muamalat.

Terhitung dalam periode 28 Oktober hingga kemarin (13/11/2019), harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sudah anjlok 1,79%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ambruk 6,38%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi 6,07%.

Hingga hari ini, tekanan jual terhadap saham-saham bank BUMN belum juga reda dan sukses membawa IHSG mencatatkan koreksi yang dalam.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/tas)
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading