Alasan Pelaku Pasar Minta Jokowi Pertahankan Sri Mulyani

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
19 October 2019 07:28
Alasan Pelaku Pasar Minta Jokowi Pertahankan Sri Mulyani
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo masih merahasiakan nama-nama yang akan menjadi menteri dalam masa jabatan keduanya lima tahun ke depan. Beberapa nama akan dipertahankan namun juga akan ada banyak nama baru.

Salah satu nama yang disebut akan dipertahankan adalah menteri keuangan saat ini, Sri Mulyani.


Ternyata tak hanya oleh Jokowi, Sri Mulyani juga menjadi sosok menteri yang diidam-idamkan oleh pelaku pasar bisa menjadi menteri keuangan kembali.


Pelaku pasar keuangan meminta presiden mempertahankan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, di dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Yang paling penting itu Kementerian Keuangan, itu yang kami soroti. Jadi (menterinya) harus dipertahankan," ujar Senior Vice President Royal Investium Sekuritas, Janson Nasrial, dalam wawancara dengan CNBC Indonesia, Senin (14/10/2019).

Dari sejumlah sumber di istana yang diwawancarai CNBC Indonesia, nama Sri Mulyani memang disebut bakal bertahan sebagai Menteri Keuangan.

Kepala Riset Divisi Ritel MNC Sekuritas Edwin Sebayang saat ditanya, langsung spontan menjawab, "Menkeu kandidat pilihan Ibu Dr Sri Mulyani atau Dr Chatib Basri."

Hal senada disampaikan oleh Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma yang menilai Sri Mulyani merupakan figur yang paling pas dan pantas untuk mengurusi keuangan negara.

"Saya lebih suka Bu SMI (Sri Mulyani Indrawati) tetap di Menkeu, ketimbang Menko (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian)," kata Suria Dharma, di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Kinerja APBN yang sejak Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjabat bisa dinilai dari dua sisi. Pertama, dari sisi target yang ditetapkan. Walaupun dalam periode 5 tahun belakangan asumsi makro tidak tercapai namun ada beberapa hal yang bisa diangkat dan menjadi poin kedua yang dinilai.

Prestasi menonjol Sri Mulyani dari sisi APBN terlihat di 2018 lalu. Untuk pertama kalinya, pendapatan negara sepanjang tahun 2018 bisa tembus 100% dari yang ditetapkan.

"Untuk pertama kali dalam 5 tahun terakhir atau selama pemerintahan pak Jokowi, penerimaan negara tahun ini akan bisa memecahkan lebih tinggi dari UU APBN," kata Sri Mulyani beberapa waktu lalu.



(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading