4 Kali Lepas Saham FILM, Manoj Punjabi Cuan Rp 186 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
01 October 2019 17:18
Manoj Dhamoo Punjabi, untuk kesekian kali kembali melepas kepemilikan saham FILM.

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT MD Graha Utama, yang juga pemilik saham mayoritas PT MD Pictures Tbk (FILM), Manoj Dhamoo Punjabi, untuk kesekian kali kembali melepas kepemilikan saham di perusahaan rumah produksi film tersebut.

Dalam informasi yang disampaikan di laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (1/10/2019), Manoj menginformasikan penjualan saham dengan kode FILM tersebut pada 19 September lalu.

Perusahaan melepas 4.762.000 saham di harga Rp 210/saham sehingga mengantongi dana Rp 1 miliar. "[Terjadi] penjualan saham pemegang saham utama MD Pictures secara langsung," tulis Manoj, dikutip CNBC Indonesia, Selasa ini.


Bila dijumlahkan dengan aksi penjualan saham sebelumnya pada 4 dan 6 September, saat Manoj melepas 59.523.900 saham FILM dan membuat MD Graha Utama mengantongi dana senilai Rp 12,50 miliar, maka MD Graha Utama sudah menuai cuan Rp 13,5 miliar.

Dengan penjualan pada 19 September 2019 itu, maka porsi saham MD Graha Utama di MC Pictures tersisa menjadi 5.633.084.100 (5,63 miliar saham) atau 59,22% dari sebelumnya 5,64 miliar saham (5.637.846.100 saham) atau 59,27%.

Jika ditambah lagi dengan penjualan yang dilakukan pada 9 Juli 2019, saat Manoj menjual 247 juta unit saham di harga Rp 700/saham dengan raihan dana segar Rp 172,9 miliar, maka total MD Graha Utama mengantongi dana penjualan Rp 186,4 miliar.


Dilihat secara historisnya, pada Juni 2019 lalu, MD Graha Utama masih memiliki saham FILM sebanyak 62,50%, sementara sisanya milik PT MD Global Media 22,50%, dan investor publik. Porsi saham pada Juni ini tak berubah dibandingkan dengan porsi saham pada akhir tahun lalu.

FILM merupakan perusahaan film pertama yang melantai di BEI pada 7 Agustus 2018. Pada saat penawaran perdana (IPO) harga saham FILM dilepas pada harga Rp 280/saham. Lalu saham ini sempat bergerak liar dan naik hingga 453% ke level harga Rp 1.550/saham.

Jumlah saham yang dilepas ke publik tahun lalu sebesar 15% dari total jumlah saham yang dicatatkan. FILM merupakan perusahaan yang memproduksi sejumlah film dan sinetron yang cukup laris yang ditayangkan bioskop-bioskop lokal.

Beberapa film di antaranya Danur 3, Twivortiare, Ayat-Ayat Cinta 2, dan Habibie & Ainun.

Pada Selasa 1 Oktober ini, BEI mulai menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham FILM seiring dengan penurunan signifikan saham ini. Data BEI mencatat, sebulan terakhir saham FILM amblas 71% dan
year to date anjlok 62%.




(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading