ADHI Buka Pembicaraan Soal Skema Pembiayaan LRT Fase 2

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
21 August 2019 13:57
ADHI Buka Pembicaraan Soal Skema Pembiayaan LRT Fase 2
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengatakan skema pendanaan proyek light rail transit (LRT) fase 2 masih belum diputuskan. Proyek senilai Rp 10 triliun dengan skema turnkey tersebut berpotensi menggerus arus kas perseroan.

Direktur Keuangan ADHI Enthus Asnawi saat paparan publik hari mengatakan belum final menyampaikan skema pembiayaan LRT fase 2. "LRT tahap 2, kan (dananya) Rp 10 triliun. Skemanya (pembiayaan) belum tahu strukturnya," kata Enthus di Jakarta, Rabu (21/08/2019).

Perseroan berharap ada perubahan skema pembiayaan proyek ini. Dimana dan pendanaan untuk pembangunan proyek ini diharapkan bisa langsung menggunakan dana dari pemerintah.

"Ya (pendanaan) bisa jadi dari pemerintah dananya. Berbagai skenario mugkin, bisa gunakan. Masih diskusi," tambah Enthus.


Namun jika pemerintah menetapkan skema yang sama, perseroan akan tetap melanjutkan pembangunan proyek tersebut. "Kalau skemanya tetap sama ya jalan," ujar Enthus.

Proyek LRT Jabodebek tahap dua sendiri nantinya diperkirakan memiliki panjang sekitar 40 km. Lintasan akan mencakup Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol.


ADHI Terima Pembayaran dari Proyek LRT Rp 7,1 T
[Gambas:Video CNBC] (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading