Bayar Utang & Garap Proyek LRT, ADHI Rilis Obligasi Rp 600 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
13 November 2020 10:43
Ilustrasi Adhi Karya. Foto: Agung Pambudhy

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten konstruksi BUMN, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mengumumkan rencana penerbitan obligasi senilai Rp 600 miliar, direvisi dari target sebelumnya Rp 2 triliun melalui Obligasi Berkelanjutan III tahap I tahun 2020. Dana dari hasil penerbitan obligasi ini rencananya akan dipakai untuk belanja modal, refinancing dan modal kerja.

Mengacu prospektus yang dipublikasikan perseroan, surat utang tersebut merupakan serangkaian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III milik perseroan dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp 5 triliun.

Obligasi ini dibagi dalam dua tahap, yakni dengan nilai pokok sebesar Rp 276,60 miliar memiliki tenor selama 3 tahun dengan tingkat bunga tetap 9,75%.


Adapun sisanya, sebesar Rp 323,4 miliar dijamin dengan kesanggupan terbaik oleh perseroan. Sebab itu apabila tidak terjual seluruhnya, akan menjadi kewajiban perseroan untuk menerbitkan obligasinya.

Pembayaran bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 18 Februari 2021 dan jatuh tempo 18 November 2021. "Bunga dari obligasi ini akan dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran yang telah ditetapkan," tulis manajemen ADHI, dikutip CNBC Indonesia, Jumat (13/11/2020).

Secara terperinci, 50% penggunaan dana hasil penerbitan obligasi tersebut dipakai untuk belanja modal berupa aset tetap seperti alat proyek, pabrik dan penyertaan proyek investasi infrastrukur. Sebesar 30,83% akan digunakan untuk membiayai utang kembali (refinancing), dan sisanya untuk modal kerja proyek LRT dan proyek infrastruktur lainnya.

Perseroan memperoleh tanggal efektif pada tanggal 11 November 2020. Masa penawaran umum dijadwalkan dimulai pada 13 November 2020. Sedangkan, pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 19 November 2020.

Perseroan telah memperoleh hasil peringkat A- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Adhi Karya menunjuk PT Bahana Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan penjamin emisi obligasi dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) jadi wali amanat obligasi.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading