BI: Jika Bunga Tak Turun, Ekonomi RI Tumbuh di Bawah 5,2%!

Market - Lidya Julita Sembiring-Kembaren, CNBC Indonesia
18 July 2019 15:11
BI: Jika Bunga Tak Turun, Ekonomi RI Tumbuh di Bawah 5,2%!
Jakarta, CNBC Indonesia - Untuk kali pertama sejak September 2017, Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan hari ini. Kalau BI 7 Day Reverse Repo Rate tidak diturunkan, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di bawah 5,2%.

Hari ini, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75%. Sesuai dengan konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia.

Perry Warjiyo, Gubernur BI, mengungkapkan alasan penurunan suku bunga acuan adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan penurunan suku bunga acuan, suku bunga kredit akan turun sehingga rumah tangga dan dunia usaha bisa melakukan ekspansi.


"BI akan mendorong peningkatan kredit untuk mendorong pertumbuhan yang masih di bawah level optimum," kata Perry usai RDG BI di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Tanpa penurunan suku bunga acuan, Perry menilai pertumbuhan ekonomi bakal sulit dipacu. Kalau BI 7 Day Reverse Repo Rate tidak turun, pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa di bawah 5,2%.

"Tahun ini, perkiraan kita pertumbuhan ekonomi akan di bawah titik tengah kisaran 5-5,4%. Artinya bisa di bawah 5,2%. Namun dengan penurunan suku bunga dan penurunan GWM (Giro Wajib Minimum), kita ingin agar tidak terlalu jauh dari 5,2%," jelas Perry.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat lagi, Perry mengungkapkan akan terus menerapkan kebijakan moneter longgar. Artinya, ruang untuk penurunan lebih lanjut cukup terbuka. 

"Ke depan, BI memandang masih terbuka ruang bagi kebijakan moneter yang akomodatif sejalan dengan rendahnya inflasi dan untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi. Bisa juga penurunan suku bunga," ucapnya.


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading