Siapa Emiten Big Cap yang Kapitalisasinya Melesat Sejak IPO?

Market - Dwi Ayuningtyas, CNBC Indonesia
20 June 2019 18:00
Siapa Emiten Big Cap yang Kapitalisasinya Melesat Sejak IPO?
Jakarta, CNBC Indonesia - Investor yang ingin menginvestasikan dana di pasar saham Indonesia, umumnya tertarik untuk memasukkan dananya dengan membeli saham emiten yang berkapitalisasi pasar besar alias Big Cap dalam portofolio mereka.

Pasalnya, kapitalisasi pasar yang besar secara tidak langsung juga menandakan besarnya apresiasi dan tingginya ketertarikan pelaku pasar untuk mengkoleksi emiten tersebut dalam portofolio mereka.

Ini berarti, pelaku pasar percaya bahwa dengan berinvestasi pada emiten tersebut akan mendapat imbal hasil atau return yang lumayan besar.


Nah, emiten Big Cap adalah emiten dengan kapitalisasi pasar (market cap) jumbo dengan nilai lebih dari Rp 100 triliun. Pada akhir perdagangan Rabu kemarin (19/6/2019) data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terdapat 11 emiten yang masuk dalam kategori ini.

Lalu, sebenarnya bagaimana pertumbuhan kapitalisasi pasar sejak saham-saham Big Cap melantai di BEI? Pasalnya, laju pertumbuhan kapitalisasi pasar dapat mengindikasikan seberapa peningkatan pamor emiten tersebut tiap tahun. 

Bertambahnya pamor berarti tingginya permintaan atas emiten tersebut, di mana ini akan turut mendongkrak nilai perusahaan yang secara tidak langsung berimbas pada imbal hasil yang dapat diterima investor.





Dari tabel di atas selintas terlihat emiten barang konsumen, PT Unilver Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan pertumbuhan kapitalisasi pasar paling besar sejak menjadi perusahaan publik di tahun 1982.

Pasalnya, pada saat penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) pertama kali, harga saham UNVR ada di Rp 3.975/saham dengan total saham yang dilepas 9,2 juta unit.

Alhasil market cap perdana perusahaan mencapai Rp 29,21 miliar. Lalu, 13 tahun setelahnya, kapitalisasi pasar perusahaan tumbuh menjadi Rp 350,22 triliun. Saham beredar UNVR per kuartal I-2019 sebanyak 7.630.000.000 saham, sementara harga saham UNVR pada Rabu kemarin di level Rp 45.900/saham.

Akan tetapi, bagaimana pertumbuhan market cap ke-11 emiten tersebut tiap tahunnya?



Berdasarkan tabel di atas, UNVR tidak hanya mencatatkan laju pergerakan kapitalisasi pasar tertinggi, tapi juga pertumbuhan per tahun terbesar.

Dalam 13 tahun terakhir, market cap perusahaan naik 1,2 juta persen, di mana rerata pertumbuhan kapitalisasi pasar tiap tahun mencapai 320 kali (320,22%).


Kemudian diikuti oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) yang selama hampir 30 tahun terdaftar di BEI, kapitalisasi pasar perusahaan naik 176 kali lipat tiap tahunnya dan Rabu kemarin, 19 Juni, berada di level Rp 102,58 triliun.

Sebagai informasi, patut diingat bahwa bertambahnya kapitalisasi pasar perusahaan tidak hanya disebabkan oleh kenaikan harga tapi juga bertambahnya saham perusahaan yang beredar.

Penambahan jumlah saham beredar dapat dikarenakan rights issue (penerbitan saham baru) atau stock split (pemecahan nilai nominal saham).

TIM RISET CNBC INDONESIA

(dwa/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading