Laris Manis, Minat Obligasi Waskita Beton Tembus Rp 1 T

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
19 June 2019 17:52
Laris Manis, Minat Obligasi Waskita Beton Tembus Rp 1 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen beton pracetak atau precast, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I dengan nilai emisi Rp 500 miliar dengan tenor 3 tahun. Permintaan yang masuk sebanyak Rp 1,09 triliun atau oversubscribed 2,18 kali.

Masa penawaran awal sudah dimulai sejak 29 Mei 2019 hingga 18 Juni 2019 dan masa penawaran umum akan dilakukan pada 1-2 Juli 2019. Ini merupakan bagian dari program Obligasi Berkelanjutan I dengan nilai sebesar Rp 2 triliun.

Direktur Keuangan Waskita Beton Anton Y Nugroho mengatakan, ada beberapa katalis positif yang menyebabkan kelebihan permintaan obligasi yang diterbitkan WSBP. Katalis tersebut yaitu sentimen kenaikan peringkat utang Indonesia dari lembaga pemeringkat global, Standard & Poor's dan tren penurunan suku bunga acuan.



"Banyaknya obligasi yang jatuh tempo menambah demand," ungkap Anton, dalam keterangan pers, Rabu (19/6/2019).

Manajemen WSBP menjelaskan, penerbitan obligasi menjadi alternatif pendanaan di luar dari perbankan yang selama ini digunakan oleh perusahaan. Selain itu, sesuai dengan kebutuhan investasi jangka menengah-panjang perusahaan dan memiliki jatuh tempo yang lebih panjang.

Obligasi yang diterbitkan oleh WSBP mendapat peringkat BBB+ dari Fitch Rating. Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk modal kerja perusahaan.

Secara rinci, sebesar 40% untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek eksisting dan sebesar 60% untuk investasi pembangunan pabrik, salah satunya yang akan dibangun di daerah Kalimantan.

Adapun Obligasi Berkelanjutan tahap selanjutnya, yaitu senilai Rp 1,5 triliun akan diterbitkan paling cepat pada triwulan III/2019.

Perusahaan efek yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi berkelanjutan ini antara lain PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritss Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading