Bos Bank Yudha Bhakti Bicara Soal Akulaku & Ekspansi Bisnis

Market - Roy Franedya, CNBC Indonesia
26 March 2019 10:30
Bos Bank Yudha Bhakti Bicara Soal Akulaku & Ekspansi Bisnis
Jakarta, CNBC Indonesia - Fintech Akulaku resmi menjadi pemegang saham PT Bank Yudha Bhakti Tbk (BBYB) setelah menyuntikkan modal sebesar Rp 500 miliar. Ini merupakan ekspansi pertama fintech jadi pemegang saham bank.

Direktur Utama Bank Yudha Bhakti, Denny Novisar Mahmuradi mengatakan saat ini Akulaku sudah memegang 13% saham Bank Yudha Bhakti. Komposisi kepemilikannya bisa naik lagi sebab Akulaku bertindak sebagai standby buyer (pembeli siaga) pada rights issue Bank Yudha Bhakti yang akan dilakukan pada April atau Mei 2019.


"Mereka (Akulaku) akan jadi salah satu pemegang saham utama di luar Gozco Capital dan Asabri, komposisinya akan berimbang," ujar Denny Novisar dalam acara Squawx Box CNBC Indonesia TV yang dipandu Maria Katarina, Selasa (26/3/2019).


Denny Novisar menambahkan kehadiran fintech Akulaku akan memberikan manfaat signifikan bagi Bank Yudha Bhakti. Suntikan dana akan digunakan untuk ekspansi kredit. Tahun ini Bank Yudha Bhakti menargetkan kredit tumbuh 30%.

"Akulaku akan melakukan perubahan, jadi akan terjadi kombinasi segmen pasar. Selama ini Yudha Bhakti fokus di pensiunan dan pegawai dan Akulaku fokus pada pembiayaan mikro. Kami tetap di ritel dan akan ada cross selling," jelas Denny Novisar. Selain itu, pelanggan Akulaku calon penabung baru bagi Yudha Bhakti. 

Denny Novisar menambahkan tahun ini Bank Yudha Bhakti akan melakukan transformasi digital. Salah satunya dengan menjalankan program branchless banking.

"Tahun ini kami targetkan laba bersih Rp 140 miliar. Akhir tahun ini atau awal tahun depan kami akan targetkan naik kelas ke BUKU II," ujarnya. BUKU II adalah bank yang memiliki modal inti antara Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun.



(roy/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading