Bikin Skor Kredit, Pefindo Biro Kredit Sasar 70 Klien Baru

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
19 March 2019 14:56
Bikin Skor Kredit, Pefindo Biro Kredit Sasar 70 Klien Baru
Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga pengelola informasi perkreditan, PT Pefindo Biro Kredit, menargetkan jumlah anggota pengguna layanannya hingga akhir tahun ini bisa mencapai 245 lembaga keuangan dan non-lembaga keuangan.

Hingga Februari 2019, jumlah pengguna yang sudah terdaftar di Pefindo Biro Kredit adalah sebanyak 175 lembaga, sebagian besar dari lembaga pembiayaan (multifinance). Artinya perseroan membidik 70 klien baru.

Direktur Utama Pefindo Biro Kredit Yohanes Arts Abimanyu mengatakan perseroan memberikan jasa credit scoring untuk lembaga keuangan dan non-lembaga keuangan yang memberikan fasilitas perkreditan untuk individu.


"Credit scoring kepada lembaga keuangan yang memberikan fasilitas perkreditan ke individu. Jadi sebelum memberikan kredit, analisanya dilakukan penilaian skor kredit untuk perseorangan," kata Yohanes di Kawasan SCBD, Jakarta, Selasa (19/3).


Hingga saat ini, anggota Pefindo Biro Kredit yang menggunakan jasa berasal dari 23 bank umum, 51 bank perkreditan rakyat (BPR), 60 multifinance , 22 perusahaan peer-to-peer lending (pinjaman online), 10 koperasi simpan pinjam, 7 lembaga keuangan khusus, dan sisanya non-lembaga keuangan seperti Traveloka.

Pefindo Biro Kredit memperoleh data perkreditan dari Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan database anggotanya. 

Hingga akhir tahun lalu jumlah data tersebut berjumlah sebanyak 143 juta data, terdiri darii 90 juta unique data individu dan 500.000 unique data badan usaha.

Yohanes menjelaskan, tingkat permintaan data bertambah setiap tahun. Sebagai biro yang baru beroperasi di awal 2017, perseroan terus mengalami peningkatan permintaan data.

Sepanjang 2017, permintaan data mencapai 1,12 juta, kemudian naik menjadi 6,30 juta di tahun lalu. Kendati demikian, jumlah tersebut masih jauh jika dibanding dengan permintaan data SLIK yang mencapai 47,14 juta di 2018.

Pada 2019, perseroan menargetkan permintaan data bisa meningkat menjadi 13,20 juta.

Pefindo Biro Kredit membagi scoring debitur menjadi tiga bagian, yakni high risk dengan skor 150-640, moderate dengan skor 641-676 dan low risk dengan skor 677-900.

Untuk debitur dengan risiko tinggi biasanya memiliki masalah tunggakan dengan masa sepanjang tiga bulan atau sudah masuk dalam daftar write off (bad debt).

Di tahun lau, tren debitur dengan risiko tinggi ini meningkat pada kuartal kedua dan ketiga dengan porsi 44%. Menurut Yohanes, kenaikan tersebut terjadi karena di periode itu ada peningkatan pinjaman debitur.

"Jelang puasa, permintaan debitur meningkat, setelah puasa lebaran turun," jelas dia.

Pefindo Biro Kredit didirikan pada 10 November 2014 dan kini sahamnya dimiliki oleh 
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), PT Pegadaian (Persero), PT TASPEN (Persero), PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma), PT Consumer Information Consulting, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI).


Simak ulasan proyeksi penerbitan obligasi korporasi dan potensi ratingnya.
[Gambas:Video CNBC]
(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading