Ekspor China Cetak Rekor, IHSG Dkk Malah Melemah

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
14 January 2019 09:48
Ekspor China Cetak Rekor, IHSG Dkk Malah Melemah
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan koreksi sebesar 0,16% ke level 6.351,33. Pada pukul 9:30 WIB, koreksi IHSG sudah bertambah dalam menjadi 0,46% ke level 6.332,47.

Performa IHSG senada dengan bursa saham utama kawasan Asia yang juga ditransaksikan di zona merah: indeks Shanghai turun 0,38%, indeks Hang Seng turun 1,24%, indeks Strait Times turun 0,46%, dan indeks Kospi turun 0,58%.

Sejatinya, rilis data perdagangan internasional China menunjukkan angka yang kuat. Beberapa saat yang lalu, ekspor diumumkan tumbuh sebesar 9,9% pada tahun 2018, sementara impor melesat 15,8%. Pertumbuhan ekspor yang sebesar 9,9% menjadi yang tertinggi sejak 2011, seperti dilansir dari CNBC International.


Namun, kuatnya ekspor lebih disebabkan oleh aksi front loading untuk mengantisipasi bea masuk lebih tinggi yang diberlakukan oleh AS. Oleh karenanya, pelaku pasar tak merespons hal tersebut dengan positif.

Berbicara mengenai perang dagang AS-China, sejatinya ada perkembangan yang positif. Wakil Perdana Menteri China Liu He dikabarkan akan datang ke Washington pada 30 dan 31 Januari untuk melakukan negosiasi dagang, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, seperti dilansir dari Bloomberg.

Liu He akan bertemu dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer yang juga merupakan tokoh kunci dalam negosiasi dagang AS-China.

Namun tetap saja, hingga kini belum ada kesepakatan hitam di atas putih yang ditandatangani kedua belah pihak. Kesepakatan yang sudah terjalin seperti pembelian barang-barang asal AS dalam jumlah yang besar oleh China masih berupa komitmen saja.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]



(ank/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading