Perhatian! AirAsia akan Tambah Saham Publik di Semester II

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
09 January 2019 10:32
Perhatian! AirAsia akan Tambah Saham Publik di Semester II
Jakarta, CNBC Indonesia - PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) berencana akan menambah jumlah saham yang beredar di publik (floating share) pada semester II tahun ini. Perseroan juga sedang menyiapkan sejumlah aksi korporasi untuk membuat harga saham perseroan lebih atraktif.

Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan mengakatan hal tersebut dilakukan agar saham AirAsia lebih likuid ditransaksikan di pasar.

"Ada rencana untuk menambah jumlah saham, pada second half (semester II) kami akan menambah jumlah saham yang beredar di publik," kata Dendy dalam wawancara dengan CNBC Indonesia TV, Rabu (9/01/2019).

Saat ini, total jumlah saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia mencapai 10,69 miliar unit. Dari jumlah tersebut 49,66% dikuasai PT Fersindo Nusaperkasa, 49,25% dikuasai AirAsia Investment Ltd dan publik hanya menguasai 1,09%.


AirAsia menjadi perusahaan tercatat dengan cara backdoor listing setelah mengakuisisi PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk dari pemilik saham utama CMPP yakni PT Rimau Multi Investama yang sebelumnya menguasai 76,24%.

CMPP harus menambah jumlah saham ke publik untuk menenuhi ketentuan atau aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait minimal jumlah saham yang tercatat minimal 7,5%.

Terkait aksi korporasi yang akan dilakukan perseroan, Dendy belum bersedia memberikan rincian.

Perseroan optimistis kinerja pada 2019 akan lebih baik dibandingkan dengan 2018. Penguatan nilai tukar rupiah dan penurunan harga minyak diharapkan bisa menekan beban perseroan.

"Kami juga mendukung pengembangan industri pariwisata yang digalakkan oleh pemerintah," kata Dendy.

Berdasarkan lapoan keuangannya, di akhir September perusahaan mengalami defisiensi modal alias ekuitas minus dengan nilai mencapai Rp 598,23 miliar.


[Gambas:Video CNBC] (hps/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading