Optimistis The Fed Tak Gahar Lagi, IHSG Berpeluang Untung

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
01 January 2019 15:53
Dolar AS Jadi Kehilangan Pijakan

Dolar AS Jadi Kehilangan Pijakan

Dengan melihat bahwa pelaku pasar justru melakukan price-in atas tak adanya kenaikan suku bunga acuan pada tahun 2019, menjadi masuk akal jika indeks dolar AS cenderung bergerak turun pasca The Fed mengumumkan hasil pertemuannya pada dini hari tanggal 20 Desember waktu Indonesia.

Jika rilis data ekonomi di AS kedepannya terus mengindikasikan perlambatan ekonomi, pelaku pasar bisa dibuat kian yakin bahwa Powell dan kolega akan sepenuhnya meninggalkan rencana normalisasi yang ada untuk tahun 2019. Pada akhirnya, dolar AS bisa terus kehilangan pijakan dan rupiah akan mendapatkan momentum untuk menguat.

Sepanjang 2018, salah satu hal yang menjadi momok bagi IHSG adalah aksi jual investor asing, dengan nilai bersih mencapai Rp 50,75 triliun, tertinggi dalam setidaknya 15 tahun terakhir.


Pelemahan rupiah memiliki andil yang besar dibalik derasnya arus modal asing yang mengalir keluar dari pasar saham Indonesia. ini. Sepanjang tahun ini, rupiah melemah hingga 5,97% melawan dolar AS di pasar spot.

Jika rupiah berhasil memanfaatkan momentum yang ada nantinya, investor asing bisa didorong untuk kembali masuk ke pasar saham tanah air dan besar kemungkinan IHSG akan mampu mengukir catatan positif di tahun 2019.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/hps)
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading