TCPI Dapat Kontrak Angkut Batu Bara Rp 3 T/tahun

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
06 December 2018 10:11
TCPI Dapat Kontrak Angkut Batu Bara Rp 3 T/tahun
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Trancoal Pacific Tbk (TCPI) menargetkan pertumbuhan pendapatan perusahaan bisa mencapai Rp 3 triliun per tahun. Pasalnya, saat ini perusahaan memegang kontrak dengan nilai yang lumayan besar untuk jangka waktu yang panjang.

Corporate Secretary perusahaan Anton Ramada Saragih mengatakan perusahaan memiliki kontrak-kontrak jangka panjang yang paling lama berakhiri pada 2027 nanti. Totalnya nilainya mencapai Rp 16,87 triliun.

"Berdasarkan kontrak-kontrak yang ada saat ini, volume pekerjaan TCPI untuk pengangkutan batu bara adalah 42 juta MT per tahun," tulis Anton dala siaran persnya, dikutip CNBC Indonesia Kamis (6/12).

Penjabarannya, untuk pekerjaan transshipment dengan nilai pengangkutan sebesar 24 juta metrik ton per tahun dengan nilai kontrak sampai dengan tahun 2021 adalah Rp 3 triliun. Lalu untuk pekerjaan long hauling sebesar 18 juta metrik ton per tahun dengan nilai kontrak sampai dengan tahun 2027 senilai Rp 13,3 triliun.


Kemudian, untuk pengangkutan bijih nikel sebesar 1,1 juta metrik ton per tahun dengan nilai kontrak sampai dengan tahun 2023 adalah Rp 570 miliar.

Pengerjaan kontrak ini didukung dengan pengoperasian 22 set tug & barges dan 3 floating crane untuk kegiatan transshipment, 125 tug and barges dan 11 mother vessel untuk kegiatan long hauling batubara, dan 2 mother vessel untuk kegiatan pengangkutan bijih nikel.

Menurut Anton, rencananya tahun depan perusahaan akan kembali melakukan pembelian dua kapal berjenis Mother Vessel dan Floating Crane masing-masing satu unit.

Sementara itu, untuk laba saja di tahun ini perusahaan menargetkan pertumbuhannya bisa mencapai 100% dibandingkan dengan nilai yang diperoleh perusahaan di tahun lalu yang nilainya sebesar Rp 88 miliar.

Belum lama ini perusahaanbaru saja mengumumkan akuisisi dengan menyerap seluruh saham baru yang diterbitkan oleh PT Kanz Gemilang Utama (KGU). Akuisisi saham tersebut dilakukan bersamaan dengan penandatanganan perjanjian investasi pada Kamis (25/10/2018) lalu.

TCPI mengungkapkan bahwa KGU telah menerbitkan saham baru berjumlah 1,78 miliar lembar saham yang dibeli seluruhnya oleh TCIP dengan total harga pembelian sebesar Rp 240 miliar. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading