Baru 4 Bulan Ditransaksikan Saham TCPI Naik 6.367%, Wajarkah?

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
13 November 2018 17:24
Baru 4 Bulan Ditransaksikan Saham TCPI Naik 6.367%, Wajarkah?
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) kembali naik signifikan pada perdagangan hari ini. Kenaikan harga saham emiten perkapalan tersebut melesat hingga lebih dari 6.000%, tapi tak ada aksi korporasi yang kuat untuk mendukung kenaikan harga saham itu.

Pada perdagangan hari ini, harga saham TCPI naik 18,21% ke level Rp 8.925/saham. Volume perdagangan tercatat mencapai 10,35 juta saham senilai Rp 91,33 miliar. Saham TCPI resmi tercatat dan resmi ditransaksikan di BEI pada 6 Juli 2018. Harga saham ini di pasar perdana ditawarkan pada level Rp 138/saham.

Jika dihitung sejak IPO, harga saham TCPI tercatat naik 6.367,39%. Kenaikan harga saham tersebut sangat signifikan.

Saham ini juga telah beberapa kali masuk daftar unusual market activity (UMA) dan BEI juga sudah beberapa kali menghentikan perdagangan saham emiten ini.


Beberapa waktu lalu, TCPI baru saja menyampaikan keterbukaan informasi yang menyampaikan akan mengakuisisi PT Kanz Gemilang Utama (KGU) yang bergerak di bidang jasa pelayaran.

Aksi tersebut diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sehubungan dengan pembelian seluruh saham KGU tersebut pada 18 September 2018.

Menurut perseroan, aksi ini merupakan transaksi afiliasi dimana antara TCPI dan KGU dikendalikan oleh pihak yang sama dan juga berada di satu manajemen (sister company).

Kenaikan harga saham yang signifikan tersebut telah membuat nilai kapitalisasi pasar saham TCPI sudah mencapai Rp 44,63 triliun. Sementara itu, nilai aset TCPI tercatat hanya senilai Rp 1,16 triliun.

Valuasi harga saham perseroan pada harga saham RP 8.925/saham tercatat punya price to earning ratio (PER) sebesar 270,45 kali. Tentu saja valuasi tersebut relatif mahal dibandingkan emiten sejenis yang tercatat di BEI. (hps/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading