Sri Mulyani Minta Jadi Regulator "Ditakuti", Ini Kata Bos OJK

Market - Iswari Anggit, CNBC Indonesia
23 November 2018 11:40
Sri Mulyani Minta Jadi Regulator
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bisa menjadi regulator yang "ditakuti" industri. Pernyataan tersebut disampaikan Menkeu dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun OJK hari ini.

Ketua Dewan Komisaris (DK) OJK, Wimboh Santoso lalu merespons pernyataan yang disampaikan Sri Mulyani tersebut. "Kata "ditakuti" dalam sambutan Menkeu, merujuk pada kredibilitas untuk menjalankan tugas sebagai regulator secara konsisten," kata OJK

Wimboh menambahkan, maksud Sri Mulyani ingin agar OJK menjadi pembuat kebijakan untuk pelaku industri, sekaligus mampu membina, memberikan solusi, dan menciptakan inovasi kebijakan yang bisa meminimalisir distorsi ekonomi.

"Harus kredibel ya, kredibel itu maknanya luas, harus bisa memberikan guidance, membina, mencarikan solusi, selalu bisa melakukan terobosan-terobosan agar semua kebijakan bisa sesuai dengan kondisi yang dihadapi, tanpa harus ada implikasi yang menimbulkan distorsi dalam pertukaran ekonomi," jelas Wimboh, Jumat (23/11/2018).


Wimboh juga menyampaikan, peran OJK tak hanya sebagai regulator untuk pelaku industri, tapi juga mengemban kewajiban untuk melindungi konsumen. Oleh karena itu, OJK akan terus mengedukasi masyarakat, sebagai konsumen.

Melalui edukasi, Wimboh yakin masyarakat memiliki kemampuan untuk melindungi diri dari pelaku industri yang tidak bertanggung jawab.

"Edukasi, edukasi, dan edukasi, itu nomor satu. Karena masyarakat perlu perlindungan kalau dia merasa dirugikan, sehingga dia bisa memitigasi dirinya sendiri, dengan demikian jumlah masyarakat yang dirugikan tadi tidak begitu banyak. Itu adalah prioritas yang harus kita lakukan," tegasnya.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading