Sri Mulyani: Masih Ada PR untuk KSSK

News - Iswari Anggit, CNBC Indonesia
23 November 2018 10:38
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung pekerjaan rumah yang masih membayangi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyinggung pekerjaan rumah yang masih membayangi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Menkeu menyebut ada PR besar yang terus diupayakan oleh KSSK, yaitu penguatan sistem keuangan baik perbankan, nonperbankan maupun pasar modal dalam pertemuan reguler setiap 3 bulan.

Ia menyebut PR ini terus dibahas oleh Kemenkeu dan anggota KSSK lain, seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Setiap tiga bulan sekali, KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan) adakan pertemuan reguler. Pertemuan ini membahas PR KSSK dalam menjaga stabilitas keuangan RI.


Selain itu, Sri Mulyani mengatakan pertemuan reguler KSSK juga membahas isu-isu yang disinyalir bisa menjadi tantangan dan ancaman stabilitas keuangan RI.

"Sistem keuangan kitakan harus selalu kita tumbuhkan, kita kuatkan, apakah itu sistem perbankan maupun keuangan non bank, juga pasar modal," terang Sri Mulyani usai mengikuti pertandingan voli, dalam HUT OJK, di Lapangan Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat (23/11/2018).

"Kita di KSSK kan secara reguler, secara undang-undang harus terus bertemu, setiap tiga bulanan, dan kita juga melakukan berbagai macam exercise, atau sektor-sektor, atau bidang-bidang, atau isu apa yang bisa membuat ancaman terhadap stabilitas."


Sri Mulyani juga menjelaskan kalau dalam pertemuan, KSSK, baik Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Kementrian Keuangan, selalu bertukar catatan terkait hal-hal yang menjadi concern dalam menjaga sektor keuangan.

Dengan demikian, ia menyatakan sistem keuangan RI bisa tetap stabil sehingga menjaga momentum laju pertumbuhan ekonomi.

"Jadi BI, OJK, LPS, dan Kemenkeu itu, di dalam pertemuan selalu saling bertukar catatan. Kita melihat apa yang bisa kita waspadai di dalam sektor keuangan kita, agar bisa tumbuh menjadi sektor yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kejadian sosial," katanya.
(ara/ara)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading