Terdampak Wall Street, Bursa Eropa Ditutup Melemah

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
15 November 2018 06:45
Terdampak Wall Street, Bursa Eropa Ditutup Melemah
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa-bursa utama Eropa ditutup di zona negatif pada perdagangan hari Rabu (15/11/2018) menyusul pergerakan Wall Street yang terkoreksi di hari yang sama.

Indeks FTSE 100 di London melemah 0,28% menjadi 7.033,79, indeks DAX di Frankfurt turun 0,52% ke 11.412,53, sementara indeks CAC 40 di Paris tergelincir 0,65% ke posisi 5.068,85.



Indeks Eropa Stoxx 600 ditutup lebih rendah 0,54% dengan seluruh bursa negara-negara Benua Biru ada di zona negatif, CNBC International melaporkan.


Di Amerika Serikat (AS), Wall Street bergerak melemah saat bursa Eropa ditutup akibat saham Apple dan sektor perbankan yang kembali mengalami aksi jual.

Saham raksasa teknologi asal AS, Apple, anjlok 2,8% dan diperdagangkan 20% di bawah rekor tertingginya sepanjang sejarah.

Penurunan itu terjadi setelah Guggenheim menurunkan peringkat saham Apple dan UBS memangkas perkiraan produksi iPhone. Investor mengkhawatirkan penjualan iPhone perusahaan akan terus melemah di kemudian hari.

Sementara itu, sektor perbankan anjlok 1,9% setelah anggota Partai Demokrat Maxine Waters mengatakan upaya pemerintahan Presiden AS Donald Trump melonggarkan aturan perbankan akan berakhir. Waters diperkirakan akan menjadi ketua Komite Jasa Keuangan di House of Representatives (DPR).

Isu Brexit juga menjadi perhatian investor Eropa hari Rabu setelah beredar kabar bahwa Inggris dan Uni Eropa (UE) telah menyepakati satu rancangan kesepakatan pemisahan diri. Perdana Menteri Theresa May bertemu dengan anggota kabinetnya untuk mendapat persetujuan atas rancangan tersebut Rabu siang.



Di saat yang sama pemerintah Italia juga menyatakan mempertahankan anggaran 2019 yang telah ditolak Uni Eropa (UE). Wakil Perdana Menteri Matteo Salvini memperingatkan UE agar tidak menjatuhkan denda kepada Italia.

Jerman mengumumkan perekonomiannya tumbuh negatif di kuartal ketiga tahun ini akibat melambatnya konsumsi dan pelemahan sektor otomotif akibat aturan emisi baru Eropa dan perang dagang global. Perekonomian terbesar Eropa itu turun 0,2% di periode Juli-September. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading