Data Perdagangan China Lesu, Bursa Eropa Ikut Melemah

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
15 January 2019 06:44
Data Perdagangan China Lesu, Bursa Eropa Ikut Melemah
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham Eropa melemah, Senin (14/1/2019), setelah secara tak terduga ekspor China turun di Desember. Ini menambah kekhawatiran bahwa perekonomian terbesar kedua di dunia itu tengah melambat.

Indeks FTSE 100 di London anjlok 0,91%, indeks DAX di Frankfurt melemah 0,29%, sementara indeks CAC 40 di Paris terkoreksi 0,39%.


Indeks Eropa Stoxx 600 turun 0,6% dengan hampir seluruh sektor berada di zona merah, CNBC International melaporkan.


Sektor teknologi Eropa mencatatkan kinerja terburuk hari Senin setelah rontok lebih dari 1,5%. Ini terjadi menyusul pengumuman data neraca dagang China.

Ekspor China secara keseluruhan pada bulan Desember turun 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini adalah penurunan bulanan terbesar dalam dua tahun terakhir dan berlawanan dengan proyeksi kenaikan 3%.

Impor China juga secara tak terduga mengalami kontraksi di Desember, turun 7,6%, yang merupakan penurunan terbesar sejak Juli 2016.

Penurunan itu menyebabkan China memiliki surplus perdagangan US$57,06 miliar di Desember.

Kabar ini semakin menegaskan kekhawatiran bahwa bea impor Amerika Serikat (AS) mulai membebani China.



Selain itu, Brexit juga turut menjadi perhatian investor. Para anggota parlemen Inggris akan mengadakan pemungutan suara hari Selasa waktu setempat untuk menentukan nasib rancangan perjanjian Brexit yang diajukan Perdana Menteri Theresa May.

May diperkirakan akan mendapatkan penolakan dari para legislator dan menyebabkan Inggris harus keluar dari Uni Eropa (UE) tanpa perjanjian atau bahkan pembatalan Brexit. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading