Suspensi Dibuka, Harga Saham Emiten Tahir Ini Anjlok 25%

Market - Roy Franedya, CNBC Indonesia
30 October 2018 17:26
Suspensi Dibuka, Harga Saham Emiten Tahir Ini Anjlok 25%
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengizinkan perdagangan saham PT Propertindo Mulia Investama Tbk (MPRO). Namun, pembukaan suspensi ini berdampak negatif pada saham MPRO.

Pasca-pembukaan suspensi ini, investor melakukan aksi profit taking. Harga saham MPRO anjlok 25% menjadi Rp 570 per saham. MPRO ditransaksikan sebanyak 5.024 kali dengan volume 16,02 juta lembar saham. Total transaksinya Rp 10,97 miliar. MPRO terkena auto rejection bawah.

MPRO merupakan perusahaan dibidang properti yang dikendalikan Jonathan Tahir, putra dari Dato Sri Tahir. Saat ini price to earning ratio (PER) MPRO minus 95x dengan kapitalisasi pasar Rp 5,67 triliun.


MPRO mencatatkan sahamnya di bursa pada 9 Oktober 2018 dengan harga awal Rp 110 per saham. Dari hajatan ini manajemen mendapatkan dana segar Rp 335,81 miliar.

80% dari dana ini akan digunakan untuk pengembangan proyek anak usaha Simprug Signature. Sebesar 15% untuk proyek Apartemen Apsara Tower 1 dan sisanya untuk modal kerja.

MPRO sempat disuspensi karena harganya sudah naik 591%.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading