Setelah Terkontraksi, Ekonomi Jepang Kuartal II Tumbuh 0,5%
Prima Wirayani,
CNBC Indonesia
10 August 2018 07:53
Tokyo, CNBC Indonesia - Perekonomian Jepang akhirnya tumbuh kembali di kuartal kedua tahun ini setelah menyusut untuk kali pertama dalam dua tahun di kuartal sebelumnya, menurut data pemerintah yang diumumkan hari Jumat (10/8/2018). Namun, kecemasan terkait perang dagang Amerika Serikat (AS) menghantui prospek pertumbuhan di masa depan.
Perekonomian terbesar ketiga di dunia itu tumbuh 0,5% di periode April hingga Juni dibandingkan kuartal sebelumnya (qoq). Di periode Januari hingga Maret lalu ekonomi Jepang turun 0,2%, kata Kantor Kabinet yang dikutip AFP.
Angka pertumbuhan ini lebih tinggi daripada konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg News sebesar 0,3%. Secara tahunan, ekonomi Jepang tercatat tumbuh 1,9%.
Konsumsi rumah tangga yang berkontribusi sekitar 60% terhadap produk domestik bruto (PDB) Jepang tumbuh 0,7% atau berhasil pulih dari penurunan 0,2% yang dicatatkan di kuartal pertama.
Namun, analis memperingatkan bahwa perang dagang yang dipimpin AS dapat menjadi risiko utama bagi perekonomian Jepang yang masih bergulat dengan deflasi. (prm) Add
as a preferred
source on Google
Next Article
Dilanda Bencana, Perekonomian Jepang Menyusut 0,3%
Perekonomian terbesar ketiga di dunia itu tumbuh 0,5% di periode April hingga Juni dibandingkan kuartal sebelumnya (qoq). Di periode Januari hingga Maret lalu ekonomi Jepang turun 0,2%, kata Kantor Kabinet yang dikutip AFP.
Angka pertumbuhan ini lebih tinggi daripada konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg News sebesar 0,3%. Secara tahunan, ekonomi Jepang tercatat tumbuh 1,9%.
Namun, analis memperingatkan bahwa perang dagang yang dipimpin AS dapat menjadi risiko utama bagi perekonomian Jepang yang masih bergulat dengan deflasi. (prm) Add
source on Google