Kredit Macet 6%, Bank Mayapada 'Diganjar' Prospek Negatif

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
18 July 2018 19:01
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA- PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA- PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) serta tetapnya peringkat (rating) bagi obligasi subordinasi berkelanjutan I/2017 serta subordinasi IV/2014 (idBBB) hingga obligasi subordinasi III/2013 (idBBB+).

Namun, prospek untuk peringkat perseroan direvisi oleh Pefindo dari sebelumnya stabil menjadi negatif.

Turunnya prospek tersebut didorong oleh profil kualitas aset perseroan yang berpotensi melemah dengan meningkatnya resiko kredit bermasalah (non-performing loans/NPL) dan kredit dalam perhatian khusus (DPK).


Menurut infromasi keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip CNBC Indonesia, Rabu (18/7/2018) perseroan mencatatkan rasio NPL yang tinggi yaitu sebesar 6,0% pada kuartal-I 2018 serta sebesar 5,6% pada 2017 silam. Pefindo juga melihat tekanan menuju penurunan lebih lanjut dengan lebih tingginya rasio kredit DPK dengan rata-rata di atas 30% selama empat kuartal terakhir sejak Juni 2017.

Menurut Pefindo, peringkat perseroan dapat diturunkan jika masalah kualitas aset tidak dapat ditangani secara cepat dan berkelanjutan. Diantaranya rasio NPL dan DPK yang tetap tinggi atau faktor negatif lainnya pada indikator-indikator tersebut dalam jangka waktu pendek.

Tekanan pada peringkat perseroan juga dapat terjadi jika MAYA tidak berhasil melaksanakan rights issue atau upaya lain untuk meningkatkan profil permodalan secara tepat waktu seperti yang direncanakan.

Selain itu, Pefindo dapat merevisi prospek perseroan menjadi stabil jika dapat mengelola untuk menurunkan kredit bermasalah dan DPK, serta mempertahankan perbaikan kualitas asetnya dalam jangka pendek hingga jangka menengah.



(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading