Laba Hotel Borobudur 2017 Turun 28,71% Jadi Rp 13,95 M

Market - Ratelia Nabila, CNBC Indonesia
24 April 2018 15:39
JIHD membukukan penurunan laba bersih sebesar 28,71% pada 2017 menjadi Rp 13,95 miliar.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kinerja keuangan PT Jakarta International Hotel and Development Tbk ( JIHD), kurang memuaskan berdasarkan rilis laporan keuangan hari ini. JIHD membukukan penurunan laba bersih sebesar 28,71% pada 2017 menjadi Rp 13,95 miliar, dibandingkan laba bersih perseroan pada periode yang sama 2016 sebesar Rp 19,57 miliar.

Laba bersih perseroan turun karena pendapatan sepanjang 2017 turun tipis 0,88% menjadi Rp 1,37 triliun dibandingkan pendapatan pada 2016 senilai Rp 1,38 triliun.

Riciannya, pendapatan hotel pada 2017 turun 2,98% menjadi Rp 656,01 miliar, pendapatan real estat turun 0,70% menjadi Rp 531, 01 miliar, dan jasa manajemen perhotelan turun 28,73% menjadi Rp 4,46 miliar.


Padahal beban pokok penjualan pada 2017 turun sebesar 3,43% menjadi Rp 353,85 miliar dibandingkan periode 2016 sebesar Rp 366,41 miliar.

Liabilitas JIHD, turun 6,42% pada 2017 menjadi 1,71 triliun dibandingkan liabiltas 2016 sebesar Rp 1,82 triliun.

Nilai aset perusahaan naik tipis 0,77% menjadi Rp 6,65 triliun pada 2017 dibandingkan aset pada 2016 sebesar Rp 6,60 triliun.

Jakarta International Hotels and Development berdiri pada November 1969 dan pada Maret 1974 perusahaan mulai melakukan kegiatan komersil dengan pembukaan Hotel Borobodur Inter-Continental.

JIHD beregerak di industry property dan perhotelan dengan pengalaman lebih dari 45 tahun. Bersama dengan entitas anaknya, JIHD beroparasi di empat segmen yaitu: real estat, jasa kostruksi, jasa telekomunikasi, dan manajemen perhotelan.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading