Internasional

Untuk Sementara, Sekutu Dagang AS Tak Kena Tarif Impor Baja

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
23 March 2018 10:25
Untuk Sementara, Sekutu Dagang AS Tak Kena Tarif Impor Baja
Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat akan membebaskan Uni Eropa dan negara sekutunya dari tarif impor baja dan aluminium untuk sementara waktu demi mencegah terjadinya perang dagang dengan negara-negara aliansi utamanya karena target utama penetapan tarif oleh pemerintah Trump adalah China.

Perwakilan Perdagangan AS, Robert Lighthizer mengatakan kepada Komite Pembelanjaan Senat pada hari Kamis (22/3/2018), pemerintahan Trump akan sementara waktu menghindarkan beberapa negara 'yang memenuhi beberapa kriteria tertentu' dari tarif impor saat mereka bernegosiasi dengan AS.

Dilansir dari Reuters, selain UE, mereka yang dibebaskan adalah Argentina, Australia, Brasil, dan Korea Selatan, kata Lighthizer. Presiden Donald Trump sudah memberikan pengecualian ke Meksiko dan Kanada ketika ia menandatangani tarif awal bulan ini.


"Ada beberapa negara yang bernegosiasi dengan kami dan pertanyaannya menjadi sangat jelas sehingga anda berpikir, sebagai sebuah bisnis, bagaimana hal ini akan bekerja? Jadi akhirnya dia (Trump) putuskan untuk menunda pengenaan tarif sebagai bentuk rasa hormat kepada negara-negara tersebut," ujar Lighthizer.

Tindakan trump menerapkan tarif membuat para pemimpin negara-negara Eropa meminta dibebaskan dari penerapan tarif dengan alasan mereka memiliki kerja sama militer yang baik yang sudah terjalin lama, dan juga hubungan ekonomi kedua benua sangatlah erat.

Komisi Eropa, badan eksekutif UE, telah mengancam akan membalas dengan menetapkan tarif di beberapa produk Amerika, yang akan merugikan senilai US$3,4 miliar (sekitar 46 triliun) dalam perdagangan tahunan.

Meski Trump sudah berulang kali menuduh China melakukan praktik perdagangan yang tidak adil, namun UE justru terdampak lebih banyak dibandingkan dengan Beijing akibat penerapan tarif impor baja dan aluminium yang di putuskan awal Maret lalu. Blok tersebut akan dirugikan paling sedikit US$2,4 miliar, dibandingkan dengan China yang hanya sebesar US$400 juta.

Hal ini dikarenakan Uni Eropa merupakan importir baja terbanyak kedua, setelah Kanada, ke Amerika Serikat. Negara-negara yang tergabung dalam blok tersebut mengekspor 5,3 juta metrik ton baja ke AS pada tahun2017. Jika dihitung dalam dolar, negara-negara UE menjadi importir baja terbesar di AS dengan nilai transaksi sebesar US$6,6 miliar.

Kamis kemarin Trump mengumumkan paket tarif senilai US$60 miliar, yang merupakan denda untuk pencurian di sektor kekayaan intelektual oleh China. Negara-negara UE  juga menyatakan keprihatinan tentang dumping baja oleh China dan memaksa transfer teknologi sebagai syarat melakukan bisnis di negara tersebut. (roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading