Newsletter

Trump, Sang Negosiator Ulung

Market - Anthony Kevin & Raditya Hanung, CNBC Indonesia
12 March 2018 05:49
  • IHSG melemah 2,69% sepanjang pekan lalu.
  • Bursa utama Asia bergerak positif pada pekan lalu, terbantu sentimen positif di Semenanjung Korea.
  • Sentimen perang dagang akibat kebijakan bea masuk AS mulai mereda. 
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami periode yang berat pekan lalu. Selama sepekan, IHSG tergerus sampai 2,69%. 

Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG turun 0,15% ke 6.433,22. Dalam seminggu, IHSG terkoreksi cukup signifikan yaitu 2,69%. Akibatnya, nilai kapitalisasi pasar saham domestik turun 2,26% menjadi Rp 7.156,91 triliun.

Aktivitas pasar juga kurang semarak dengan rata-rata nilai transaksi harian yang turun hingga 16,11% pada pekan lalu dibandingkan pekan sebelumnya.
Sementara rata-rata volume transaksi harian pun turun cukup drastis yaitu 32,01%. Rata-rata frekuensi transaksi harian pada pekan lalu turun 2,69% dibandingkan pekan sebelumnya. 


Investor asing mencatatkan nilai jual bersih pada pekan lalu sebesar Rp 4,51 triliun. Sepanjang tahun ini, investor asing mencatatkan jual bersih dengan nilai Rp 14,43 triliun. 

Pelemahan IHSG didorong oleh aksi ambil untung yang marak terjadi pada pekan lalu. Saham-saham sektor keuangan, utamanya perbankan, menjadi sasaran jual karena kenaikannya yang memang sudah tinggi. 

Selain itu, saham-saham pertambangan juga mengalami tekanan akibat harga minyak yang turun tajam. Keputusan pemerintah untuk mengatur harga batu bara dalam negeri juga menjadi sentimen negatif bagi sektor ini.


IHSG tidak seberuntung sejumlah bursa Asia yang mampu menguat. Sepanjang pekan lalu, indeks Nikkei 225 naik 1,4%. Bursa Jepang terbantu oleh rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Pertemuan ini diharapkan menjadi katalis perdamaian di Semenanjung Korea. Jepang memang sangat dirugikan kala tensi di wilayah tersebut meninggi, karena Korea Utara kerap melakukan uji coba peluru kendali yang melewati atau mendarat di perairan Negeri Matahari Terbit. 

Hal yang sama terjadi di bursa Korea Selatan. Indeks Kospi menguat 2,4% sepanjang pekan lalu, juga terbantu oleh sentimen positif mulai terbukanya ruang perdamaian dengan sang tetangga. 

Kemudian di China, indeks CSI300 juga bertambah 2,3% selama pekan kemarin. Sedangkan Shanghai Composite pun menguat 1,6%. Bursa saham Negeri Tirai Bambu bergairah karena minat investor yang tinggi terhadap saham-saham teknologi.  (aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading