Jarang Disadari, Ini 10 Tanda dan Gejala Diabetes di Kulit

Lifestyle - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
05 June 2022 21:00
Penjualan Gula Pasir di Supermarket, Selasa (29/3/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Diabetes dapat memengaruhi banyak bagian tubuh, termasuk kulit. Ketika diabetes mempengaruhi kulit, seringkali itu merupakan tanda bahwa kadar gula darah (glukosa) terlalu tinggi.

Bahkan, menurut American Academy of Dermatology Association (AAD), beberapa masalah kulit bisa menjadi tanda peringatan diabetes pada mereka yang tidak terdiagnosis.

Berikut ini tanda dan gejala diabetes di kulit, dikutip dari laman resmi AAD, Minggu (5/6/2022).


Penjualan gula pasir di Alfamart, Jakarta, Selasa (26/4/2022). (CNBC Indonesia/ Emir Yanwardhana)Foto: Penjualan gula pasir di Alfamart, Jakarta, Selasa (26/4/2022). (CNBC Indonesia/ Emir Yanwardhana)
Penjualan gula pasir di Alfamart, Jakarta, Selasa (26/4/2022). (CNBC Indonesia/ Emir Yanwardhana)

1. Bercak kuning, kemerahan, atau coklat pada kulit

Kondisi kulit ini sering dimulai sebagai benjolan padat kecil yang terlihat seperti jerawat.

Seiring perkembangannya, benjolan ini berubah menjadi bercak kulit yang bengkak dan keras. Bercak bisa berwarna kuning, kemerahan, atau cokelat.

2. Bercak kulit gelap

Bercak kulit gelap yang terbentuk di lipatan leher, ketiak, atau selangkangan juga bisa menandakan risiko diabetes.

Ini sering merupakan tanda pradiabetes. Nama medis untuk kondisi kulit ini adalah acanthosis nigricans.

3. Kulit keras dan menebal

Masalah kulit ini biasanya berkembang pada orang yang memiliki komplikasi akibat diabetes atau diabetes yang sulit diobati.

Di tangan, Anda akan melihat kulit kencang seperti lilin di bagian punggung tangan. Kulit yang keras, tebal, dan tampak bengkak dapat menyebar, muncul di lengan bawah dan lengan atas. Itu juga bisa berkembang di punggung atas, bahu, dan leher. Terkadang, penebalan kulit menyebar ke wajah, bahu, dan dada.

4. Melepuh

Ini jarang terjadi, tetapi penderita diabetes dapat melihat kulit yang tiba-tiba melepuh. Posisinya cenderung terbentuk di tangan, kaki, tungkai, atau lengan bawah dan terlihat seperti melepuh yang muncul setelah luka bakar serius. Berbeda dengan melepuh yang timbul setelah luka bakar, ini tidak menimbulkan rasa sakit.

5. Infeksi kulit

Orang yang memiliki diabetes cenderung memiliki infeksi kulit. Jika memiliki infeksi kulit, Anda akan melihat satu atau lebih hal merasakan, panas, kulit bengkak yang menyakitkan. Lalu, ada ruam gatal dan terkadang sedikit melepuh dan kulit kering bersisik.

Infeksi kulit dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, termasuk di antara jari-jari kaki, di sekitar satu atau lebih kuku, dan di kulit kepala.

Ilustrasi Cek Gula (Photo by Klaus Nielsen from Pexels)Foto: Ilustrasi (Photo by Klaus Nielsen from Pexels)
Ilustrasi Cek Gula (Photo by Klaus Nielsen from Pexels)

6. Luka terbuka

Memiliki gula darah tinggi (glukosa) untuk waktu yang lama dapat menyebabkan sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf.

Sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf dapat mempersulit tubuh untuk menyembuhkan luka. Ini terutama berlaku di kaki. Luka terbuka ini disebut ulkus diabetik.

7. Bintik-bintik kering

Kondisi kulit ini menyebabkan bintik-bintik dan kadang-kadang garis. Ini umum terjadi pada orang yang menderita diabetes. Biasanya disebut dermopati diabetik dan ditemukan di tulang kering. Dalam kasus yang jarang terjadi, akan terlihat di lengan, paha, batang tubuh, atau area tubuh lainnya.

8. Benjolan kecil berwarna kuning kemerahan

Ketika benjolan ini muncul, mereka sering terlihat seperti jerawat. Tidak seperti jerawat, mereka segera berubah menjadi warna kekuningan. Biasanya akan menemukan benjolan ini di paha, lekukan siku, atau bagian belakang lutut.

9. Benjolan merah atau sewarna kulit

Apakah kondisi kulit ini terkait dengan diabetes masih diperdebatkan. Diketahui bahwa kebanyakan orang yang memiliki granuloma annulare tidak menderita diabetes.

Tapi pada beberapa penelitian, telah menemukan kondisi kulit ini pada pasien yang menderita diabetes. Satu studi tersebut menemukan bahwa orang dengan diabetes kemungkinan besar memiliki granuloma annulare di area kulit yang luas dan benjolan itu datang dan pergi. Studi lain menyimpulkan bahwa orang yang memiliki granuloma annulare yang datang dan pergi harus diuji untuk diabetes.

10. Kulit kering dan gatal

Jika menderita diabetes, Anda cenderung memiliki kulit kering. Gula darah tinggi dapat menyebabkan hal ini. Jika memiliki infeksi kulit atau sirkulasi yang buruk, ini juga dapat menyebabkan kulit kering dan gatal.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bahan Makanan Ini Paling Buruk untuk Sistem Kekebalan Tubuh


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading