Begini Beda Nasib Euro 2020 & Copa America 2021

Lifestyle - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
16 June 2021 13:20
Suporter Hongaria menghadiri pertandingan grup F kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Hongaria dan Portugal di stadion Ferenc Puskas di Budapest, Hongaria, Selasa, (15/6/2021). (AP/Bernadett Szabo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penggila sepakbola benar-benar sedang dimanjakan. Saat ini sedang digelar dua turnamen besar di benua terbaik dalam urusan bal-balan, Piala Eropa (Euro) dan Piala Amerika (Copa America).

Euro 2020 sedang dihelat di 11 negara yaitu Azerbaijan, Denmark, Inggris, Jerman, Hungaria, Italia, Belanda, Rumania, Rusia, Skotlandia, dan Spanyol. Kejuaraan ini semestinya berlangsung tahun lalu, tetapi mundur setahun gara-gara pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19). So walau diselenggarakan 2021, namanya tetap Euro 2020.

Sementara Copa America 2021 juga seyogianya digelar tahun lalu dengan Argentina dan Kolombia menjadi tuan rumah bersama. Namun, juga gara-gara pandemi virus corona, waktu pelaksanaan diundur setahun. Tidak hanya itu, lokasi turnamen juga dipindah ke Brasil.


Suasana pandemi masih menyelimuti dua turnamen ini. Di Benua Biru, stadion sudah boleh menerima penonton tetapi tidak bisa dalam kapasitas penuh. Misalnya di Azerbaijan dan Rusia, stadion hanya boleh terisi maksimal 50% dari kapasitas. Ini dilakukan untuk menekan risiko penyebaran virus yang awalnya mewabah d Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat China tersebut.

Namun pemandangan menarik tersaji di laga Hungaria melawan Portugal di Puskas Arena, Budapest. Penonton yang hadir mencapai sekitar 61.000 orang, kapasitas stadion yang mampu menampung 67.114 orang hampir terisi penuh.

Pemerintah Hungaria mengizinkan mereka yang sudah divaksin anti-virus corona untuk menonton di stadion. Hungaria memang maju soal vaksinasi.

Mengutip catatan Our World in Data, per 9 Juni 2021 jumlah penduduk Hungaria yang sudah mendapatkan vaksinasi penuh mencapai 43,57% dari total populasi. Di Eropa, Hungaria hanya kalah dari Israel (59.45%) dan Inggris (44,15%).

coronaSumber: Our World in Data

"Pemerintah menyadari bahwa Euro di Hungaria mungkin tidak akan lagi dalam bertahun-tahun ke depan. Jadi ini adalah kesempatan bagi warga untuk menunjukkan ekspresi dukungan. Pemerintah Hungaria dan Bapak Perdana Menteri mencintai sepakbola. Warga yang sudah divaksin punya kesempatan untuk berpartisipasi di ajang ini," papar seorang sumber di pemerintahan Hungaria, seperti dikutip dari Talksport.

Halaman Selanjutnya --> Eropa Lega, Amerika Latin Masih Menderita

Eropa Lega, Amerika Latin Masih Menderita
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading