Harga BBM dari Rp 385 ke Rp 6.450, Liverpool Akhirnya Juara!

Lifestyle - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
26 June 2020 05:12
Liverpool. Dok: IG liverpoolfc

Jakarta, CNBC Indonesia - Akhirnya. Setelah 'puasa' 30 tahun, Liverpool 'berbuka puasa'. Sang holy grail sudah diraih, trofi juara Inggris.

Musim 2019/2010 menjadi akhir penantian Liverpool. Memang musim belum berakhir, tetapi Si Merah sudah memastikan diri menjadi yang terbaik di Negeri John Bull dalam urusan sepakbola.

Kemenangan Chelsea atas sang juara bertahan Manchester City membuat perburuan juara selesai. City tidak mungkin lagi menyusul perolehan pon Liverpool hingga akhir musim.


Inggris memang masih menerapkan pembatasan sosial (social distancing). Namun itu tidak menghalangi fans Liverpool di kota pelabuhan itu untuk merayakan waktu 'berbuka puasa'.

Warga kota Liverpool berkumpul, bernyanyi, dan menyalakan kembang api. Wajar jika pendukung Liverpool baik di kota itu dan di seluruh dunia begitu emosional.

Ya, Liverpool memang sudah 18 kali menjadi juara Inggris. Namun itu masih di format lama, Divisi Satu. Kali terakhir Liverpool jadi juara Inggris adalah pada musim 1989/1990.

Sejak era Liga Primer pada awal 1990-an, Liverpool kehilangan magisnya. Belum pernah trofi Liga Primer hinggap di Stadion Anfield. Manchester United di bawah asuhan manajer karismatik Sir Alex Ferguson menjadi penguasa baru dengan raihan 13 trofi Liga Primer.

Musim lalu Liverpool nyaris menjadi juara Liga Primer. Pada akhir musim, Si Merah mengumpulkan 97 poin, hanya berjarak sebiji dari City.

Musim ini, Liverpool merajut asa sejak awal musim. Liverpool berlari kencang sejak awal musim dan mampu menciptakan social distancing dengan City di peringkat kedua.

Pandemi Membuat Pesta Liverpool Tertunda
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading