Catat, Ini 6 Langkah Cegah Corona dari WHO!

Lifestyle - Lynda Hasibuan , CNBC Indonesia
10 February 2020 13:18
Catat, Ini 6 Langkah Cegah Corona dari WHO! Foto: Infografis/Daftar Negara yang Evakuasi Warganya dari China/Edward Ricardo
Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini belum ada vaksin untuk mencegah infeksi 2019-nCoV atau virus corona. Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah menghindari terkena virus ini.

Sebagai pengingat, penyebaran virus ini sudah terjadi di seluruh China sejak bulan Desember dan ke 20 negara lain termasuk AS, Korea Selatan dan Jepang. Ini pun mendorong para ahli dan otoritas kesehatan untuk menawarkan saran tentang cara mengurangi kemungkinan tertular penyakit tersebut.

World Health Organisation (WHO) pun merekomendasikan agar sebaiknya melakukan tindakan pencegahan sederhana untuk mengurangi penularan virus. Sementara itu, Badan PBB juga menyarankan agar semua orang untuk melakukan hal berikut:




-Sering-seringlah mencuci tangan mereka dengan gosok berbasis alkohol atau air hangat dan sabun.

-Tutupi mulut dan hidung dengan siku atau jaringan yang tertekuk saat bersin atau batuk.

-Hindari kontak dekat dengan siapa pun yang menderita demam atau batuk.

-Cari pertolongan medis awal jika demam, batuk dan kesulitan bernapas, dan bagikan riwayat perjalanan dengan penyedia layanan kesehatan.

-Hindari kontak langsung dan tanpa perlindungan dengan hewan hidup dan permukaan yang bersentuhan dengan hewan ketika mengunjungi pasar langsung di daerah yang terkena dampak.

-Hindari makan produk hewani mentah atau kurang matang dan berhati-hati saat memegang daging mentah, susu, atau organ hewani untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah.




Para ahli menyarankan untuk menggunakan masker untuk menghindari virus yang ditularkan dari udara. Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa masker dapat membantu mencegah penularan dari tangan ke mulut, mengingat banyak kali orang menyentuh wajah mereka 23 kali dalam satu jam, menurut sebuah penelitian.

Dr David Carrington, dari St George's, University of London, mengatakan kepada BBC News bahwa masker bedah rutin untuk publik bukan perlindungan yang efektif terhadap virus atau bakteri yang dibawa di udara karena mereka terlalu longgar, tidak memiliki filter udara dan meninggalkan mata terbuka.

Namun, masker dapat membantu menurunkan risiko tertular virus melalui percikan dari bersin atau batuk dan menawarkan perlindungan terhadap transmisi tangan-ke-mulut, katanya.

Para ahli mengatakan bahwa cara terbaik untuk menghindari virus corona dan penyakit lain yang ditularkan melalui udara, adalah mencuci tangan secara menyeluruh dan sering, cobalah untuk tidak menyentuh wajah atau mata Anda dan menghindari kontak dengan orang yang menunjukkan gejala tersebut.

Sementara, pakar WHO menyarankan agar tidak memakai sarung tangan dengan alasan mencuci tangan lebih penting dan orang yang memakai sarung tangan cenderung tidak mencuci tangan.



[Gambas:Video CNBC]




(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading