RI Diduga Kemasukan Virus Corona, Ini Penjelasan Luhut

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
10 February 2020 13:07
RI Diduga Kemasukan Virus Corona, Ini Penjelasan Luhut
Jakarta, CNBC Indonesia - Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklarifikasi adanya informasi soal 6 orang yang diduga terkena virus Corona, yang memasuki wilayah Batam, Kepulauan Riau. Ia menilai hingga kini belum ada yang terbukti terkena virus corona di Indonesia.

"Suspect banyak dari kapan-kapan tapi belum proven (terbukti)," kata Luhut di kantornya, Senin (10/2/2020).

Sebelumnya, ada laporan terdapat 6 orang yang lolos pengawasan dari perbatasan Singapura dan masuk ke Indonesia lewat pelabuhan pada 4 Februari 2020. Mereka dikabarkan adalah WNI yang berasal dari Tanjung Pinang setelah dari Singapura.





Mengutip detikcom, Kementerian Kesehatan saat ini tengah menelusuri kebenarannya. "Sedang dilacak kebenarannya. Karena tidak mungkin Singapura melepas orang suspect," kata Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr Achmad Yurianto, Minggu (9/2/2020).


Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), memastikan 6 warga negara Indonesia (WNI) dari Singapura ke Kepri tak terjangkit virus Corona, 6 WNI dinyatakan sehat.

"Benar pemerintah Indonesia mendapatkan notifikasi dari pemerintah Singapura tentang ada beberapa WNI yang diduga kontak dengan Coronavirus" kata Kadinkes Tanjungpinang, Rustam.

Rustam menuturkan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungpinang dan Biddokkes Polda Kepri untuk melacak keberadaan 6 WNI yang dimaksud.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugiantono, lanjut Rustam, juga sudah bertemu langsung dengan Wali Kota Tanjungpinang, H Syahrul, untuk membahas langkah pencegahan dan antisipasi siang tadi.

"Tim Dinkes bersama KKP serta Biddokkes Polda Kepri sudah turun bersama dan menelusuri nama yang dimaksud dalam notifikasi untuk melakukan investigasi dan observasi" jelas Rustam.

Dalam pertemuan tersebut, H Syahrul ada anggota forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan para ahli medis. Mereka kemudian melakukan pemeriksaan terhadap 6 WNI yang dimaksud.

"Hasil observasi menunjukkan bahwa pada seluruh nama yang disebut tidak ditemukan tanda dan gejala demam, batuk, apalagi sesak napas. Keenamnya dalam keadaan sehat," tegas Rustam.

Hingga saat ini, Indonesia memang belum ada temuan positif keberadaan virus corona, meskipun negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia sudah mengumumkan beberapa kasus. Singapura bahkan sudah menaikkan status dari kuning ke oranye, dengan catatan terkini sudah 43 kasus corona.


[Gambas:Video CNBC]





(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading