Ini Tips Jadi Entrepreneur Sukses Ala Putri Tanjung

Lifestyle - Thea Fathanah Arbar , CNBC Indonesia
02 December 2019 20:48
Ini Tips Jadi Entrepreneur Sukses Ala Putri Tanjung Foto: Putri Tanjung (Screenshot instagram @putri_tanjung)
Jakarta, CNBC Indonesia - Sudah berwirausaha sejak usia 15 tahun membuat anak dari pebisnis Chairul Tanjung, Putri Indahsari Tanjung dapat memberikan kiat-kiat suksesnya dalam industri tersebut.

Salah satunya dengan menjadi pembicara dalam acara Talkshow Millennial: Creativity Innovation Entrepreneurship di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (02/12).

Dalam acara tersebut, Putri membicarakan industri yang kian berkembang. Dalam perkembangan itu, merujuk pada data World Economic Forum 2019, pada 2020 mendatang diperkirakan 75 juta pekerjaan manusia akan digantikan dengan robot.


Maka dari itu, perempuan kelahiran 22 September 1996 ini menyerukan orang untuk dapat mengubah pola pikir mereka.



"Pekerjaan akan hilang digantikan teknologi. Orang harus bisa mengubah mindset mereka. Kuncinya adalah creativity, innovation, dan collaboration," ujarnya.

Selain itu, ia juga memperkenalkan perputaran pola pikir dengan 6 inovasi, yaitu improve (memperbarui/memperbaiki), identify (mengindetifikasi), ignite (menyalakan atau memulai), investigate (memeriksa hasil), invest (mulai berinvestasi dengan dana yang sudah disepakati), dan implement (melaksanakan inovasi) yang berputar pada purpose (tujuan).

"Semua ini butuh proses, dan kegagalan adalah pelajaran yang harus diterima. Mulai belajar mencintai prosesnya. Proses adalah kuncinya," lanjut Putri.



Putri juga menyarankan untuk menjauhi 6 pola pikir jika ingin menjadi pengusaha sukses. Pertama adalah Hero Mindset, yaitu pola pikir yang membuat orang bekerja sendirian tanpa memperdulikan sekitar.

Ada juga Order-Take Mindset, yaitu orang yang bekerja sesuai dengan arahan saja, tidak memiliki gebrakan dalam pekerjaannya. Ketiga ada Waterfall Mindset, yaitu pola pikir menyerah duluan sebelum memulai atau mengambil langkah pertama.

Ada pula Role-Identification Mindset, yang hanya bekerja untuk memperlihatkan pencapaian peran mereka. Selanjutnya ada Component Mindset yang hanya fokus pada pekerjaan yang ia pegang, tidak melihat orang lain.

"Yang terakhir ada Quick & Dirty Mindset yang hanya memikirkan hasil akhir, bukan prosesnya. Ini yang tadi saya bilang, mulai belajar mencintai prosesnya, karena proses adalah kunci," paparnya.



Kembali merujuk pada data Economic Forum, Putri menjelaskan 10 skill yang diperlukan pada 2020. Kesepuluh skill tersebut adalah; complex problem solving, critical thinking, creativity, people management, coordinating with others, emotional intelligence, judgment and desicion making, service orientation, negotiation, dan cognitive flexibility.

"Yang tersulit itu adalah emotional intelligence, karena kita diharuskan tidak boleh baper atau membawa perasaan saat membangun bisnis. Kalaupun baper, harus segera pulih kembali. Saya pun masih agak sulit mengontrol ini," ungkap Putri.

Sebelum ditetapkan menjadi Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo, Putri Indahsari Tanjung merupakan seorang entrepreneur. Ia merupakan founder dan CEO di agensi EO Creativepreneur Creator.

Putri juga menjabat sebagai Chief Business Officer (CBO) di Kreavi, sebuah situs web tempat komunitas maya pekerja kreatif visual Indonesia untuk berjejaring.

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading