Putri Stan Lee: Perlakuan Disney & Marvel ke Ayah Saya Buruk

Lifestyle - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
23 August 2019 12:10
Putri Stan Lee: Perlakuan Disney & Marvel ke Ayah Saya Buruk
Jakarta, CNBC Indonesia- Putri dari penulis dan komikus legendaris Marvel Stan Lee, Joan Lee, buka suara soal polemik perebutan Spider-Man antara Sony dan Disney.

Dikutip dari CNBC International, Joan Lee menyatakan dukungannya kepada Sony dalam polemik tersebut. Menurutnya, karya sang ayah tak semestinya eksklusif dimiliki oleh Disney dan Marvel Cinematic Universe. Ayahnya, kata dia, akan lebih senang jika jagoan ciptaannya memiliki kisah dengan pengembangan sudut pandang yang berbeda.




Joan pun curhat soal perlakuan Disney dan Marvel selama ini kepada Stan Lee. Lepas dari royalti yang dikucurkan dan kesepakatan bisnis, menurutnya Disney dan Marvel memperlakukan Stan Lee sebagai aset komersial semata.

"Ketika ayah saya meninggal, tidak ada seorang pun dari Marvel atau Disney yang menghubungi saya," kata Joan Lee. "Sejak hari pertama, mereka telah mengkomersialkan pekerjaan ayah, dan tidak pernah menunjukkan kesopanan padanya atau legasi-nya . Pada akhirnya, tidak ada yang memperlakukan ayah saya lebih buruk daripada eksekutif Marvel dan Disney," tegasnya, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (23/8/2019).

Stan Lee menciptakan Spider-Man pada 1960-an. Sony telah memiliki hak film untuk karakter tersebut selama sekitar dua dekade, seperti dilansir dari CNBC Internasional.

Disney, yang memiliki Marvel, dan Sony yang telah menulis kesepakatan pada 2015 akan membawa Spider-Man ke Marvel Cinematic Universe. Dalam kesepakatan awal antara kedua perusahaan, Sony akan memungkinkan tim kreatif Marvel untuk mengintegrasikan Spider-Man ke dalam dunia sinematiknya, dan bertanggung jawab 100% dari biaya produksi.

Sebagai gantinya, Disney menerima 5% dari "pendapatan bruto," atau 5% dari penjualan tiket sejak hari pertama rilis, dan mempertahankan hak dagang karakter tersebut. Sony akan meraup sisa dari box-office.

Disney dilaporkan mengusulkan kesepakatan pembiayaan bersama dalam porsi pembagian 50/50, yang berarti setiap perusahaan akan mengeluarkan setengah dari biaya produksi, dan kemudian membagi keuntungannya, menurut situs berita hiburan Deadline. Namun, Kabarnya Sony menolak itu.

Jika pembicaraan tidak dilanjutkan, kemungkinan Spider-Man tidak akan lagi menjadi bagian dari Marvel Cinematic Universe, dan itu bisa berdampak buruk bagi Sony dan Marvel.

Putri Stan Lee: Perlakuan Disney & Marvel Buruk ke Ayah Saya Foto: Infografis/Stan Lee/Arie Pratama




[Gambas:Video CNBC] (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading