Menikah dengan Pangeran, Meghan Markle Bukanlah Cinderella

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
15 May 2018 16:45
Menikah dengan Pangeran, Meghan Markle Bukanlah Cinderella
Jakarta, CNBC Indonesia- Sebagai perempuan berasal dari kalangan masyarakat biasa yang akan menikah dengan Pangeran Harry dari kerajaan Inggris, kisah Megan Markle acap kali disamakan dengan cerita Cinderella. Padahal, Meghan memiliki perjalanan hidup luar biasa yang tak bisa disamakan dengan dongeng tentang si Upik Abu.

Meski tinggal menghitung hari jelang pernikahannya pada 19 Mei nanti, masih banyak yang tak tahu siapa sosok Meghan sebenarnya. Kecuali tentu, bahwa dia memiliki profesi sebagai aktris dan mulai terangkat namanya saat membintagi serial "Suits".

Tapi, selain beradu peran, apa sesungguhnya kesibukan Meghan lainnya? Dilansir dari CNBC Make It, berikut 6 hal terkait Meghan Markle yang perlu Anda ketahui.





1. Meghan telah menjadi aktivis sejak usia 11 tahun, dan berkorespondensi dengan Hillary Clinton

Meghan selama ini memang dikenal sebagai aktivis, terlibat aktif sebagai duta global untuk World Vision, advokasi untuk perempuan di PBB, dan konselor di One Young World.

Secara tidak sadar, Markle bahkan bisa dibilang memulai perannya sebagai advokat yang membela kaum lemah sejak berusia remaja. Ini seperti yang Ia ceritakan saat menjadi pembicara di 20th anniversary of the Fourth World Conference of Women, di Beijing, 2015 lalu.

Waktu itu, Ia melihat iklan seksis dari Procter & Gamble. Markle kemudian menulis surat kepada perusahaan, pengacara, dan politisi untuk mengekspresikan rasa frustasinya atas konten yang menurutnya tidak menghargai ketidaksetaraan gender. Tanpa diduga beberapa pemimpin pun membalasnya.

"Aku yang masih berusia 11 tahun mencari jalan supaya bisa didengar orang, maka ,yah, maka aku harus menulis surat kepada ibu negara. Jadi aku langsung menulis kepada ibu negara kami pada saat itu, Hillary Clinton," kata Markle berkata di PBB.

Bak gayung bersambut, Markle pun mengatakan bahwa dia menerima surat dukungan dari Clinton hanya dalam beberapa minggu kemudian.

"Pada saat itulah saya menyadari besarnya tindakan saya. Pada usia 11 saya mengerti aksi kecil saya memiliki dampak signifikan dengan membela kesetaraan gender," kata dia.



2. Di Kuliah, Dia Memilih Double Degree

Markle lahir dan dibesarkan di Los Angeles, California, dan menjadi aktris adalah panggilan alamiah, tetapi meskipun ia menyukainya, ia memiliki cita-cita di bidang lain juga.

"Saya selalu bermain teater di Northwestern University. Saya tahu saya ingin berakting, tetapi saya benci ide klise menjadi gadis LA yang hanya ingin jadi seorang aktris," katanya kepada majalah Marie Claire pada 2013. 

Sebab, Markle juga mencintai dunia politik dan akhirnya dia memutuskan mengambil dua jurusan sekaligus yakni teater dan hubungan internasional.

Markle bergabung dengan Kappa Kappa Gamma sorority dan di tahun pertamanya. Dia juga bekerja ke Buenos Aires untuk magang di Kedutaan Besar AS.




3. Jatuh Bangun dalam Dunia Akting

Ketika Markle memulai kariernya di dunia akting, ia mengambil pekerjaan sebagai gadis pemegang koper di acara NBC "Deal or No Deal" untuk memenuhi kebutuhan.

"Jelas bekerja pada 'Deal or No Deal' adalah pengalaman belajar, dan itu membantu saya untuk memahami apa yang saya lebih suka lakukan," katanya kepada Esquire tahun ini.

Nama Markle mulai terangkat ketika bermain sebagai Rachel Zane di serial "Suits" sejak 2011. Berperan sebagai pengacara di serial ternama itu, Markle malah memutuskan untuk tidak melanjutkan kontraknya.

"Bukannya saya mengalah atau menyerah. Saya melihat ini waktunya berubah dan babak baru, sekarang saatnya bekerja sebagai tim bersama Anda," katanya  dalam wawancara BBC News bersama Pangeran Harry tahun lalu. 


4. Tulisan Tangannya Sangat Indah

Saat di wawancara oleh Good Housekeeping tahun 2017,  Meghan ternyata pernah bekerja sebagai kaligrafi. Dia menulis untuk kartu-kartu pernikahan, dan tulisan tangannya ternyata bisa membantunya membayar tagihan-tagihan selama ia masih berusaha mengejar karir di dunia akting.

"Aku dulu melakukannya untuk korespondensi para selebriti Dolce & Gabbana selama liburan. Saya senang di zaman di mana tak seorang pun  tampaknya peduli dengan tulisan tangan, saya justru bertahan hidup dengan itu," katanya.


5. Memiliki Pengaruh Tinggi di Dunia Maya

Awal tahun ini, Markle memutuskan untuk menutup seluruh akun media sosial. Sebelum menonaktifkan, ia memiliki tiga juta pengikut Instagram, 800 ribu Facebook dan 350 ribu pengikut Twitter.

Pada April 2017, Markle juga menutup blog gaya hidupnya "The Tig" di tengah rumor bahwa dia dan Pangeran Harry akan bertunangan. Markle menulis sendiri sebagian besar posting blognya di The Tig, di mana dia berbagi tips tentang kecantikan, fesyen, perjalanan, makanan, dan kesehatan.

Blognya ditutup tak lama setelah dia bekerja sama dengan ritel kenamaan asal Kanada, Reitmans, untuk membuat koleksi pakaian yang terjangkau.


6. Calon Pemakai Cincin Warisan Putri Diana

Pangeran Harry mendesain cincin pertunangan Markle menggunakan beberapa berlian kecil milik almarhum ibunya, Putri Diana.

"Berlian kecil di kedua sisinya berasal dari koleksi perhiasan ibuku, untuk memastikan bahwa dia bersama kami dalam perjalanan gila ini bersama," kata Pangeran Harry kepada BBC News.

Sementara berlian ukuran lebih besar yang ada di cincin Markle berasal dari Botswana, di mana dia terbang keluar untuk menghabiskan beberapa hari bersama Pangeran Harry setelah keduanya bertemu pertama kali.

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading