Mau Diharamkan Ulama Malaysia, Ini Sederet Fakta PUBG

Fintech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
19 March 2019 13:18
Mau Diharamkan Ulama Malaysia, Ini Sederet Fakta PUBG
Jakarta, CNBC Indonesia - Dua maya sedang ramai membicarakan tentang game online  Game The PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG). Penyebabnya, keinginan ulama Malaysia yang mau mengharamkan game buatan Tencent Holdings tersebut.

Mufti Negri Sembilan Datuk Mohd Yusof Ahmad mengatakan game PUBG harus dilarang karena mendorong generasi muda ke arah terorisme dan mengikis rasa kasih sayang untuk orang lain.


"Saya yakin game ini telah direncanakan dengan sengaja sejak lama," katanya, mengutip laporan New Straits Times, Selasa (19/3/2019). "Tujuannya adalah membentuk pikiran generasi muda agar menikmati perang, untuk bertarung dan menikmati kegiatan yang ganas," tambahnya.


Datuk Mohd Yusof Ahmad menambahkan permainan itu tidak pantas untuk umat Islam dan harus disingkirkan karena mudah diakses dan dapat dimainkan oleh siapa saja di laptop ataupun ponsel.

"Bukan tidak mungkin senjata api dapat dengan mudah diakses suatu hari. Pikirkan konsekuensinya jika PUBG menjadi bagian dari kehidupan anak muda kita," tambahnya.

Pernyataannya itu disampaikan setelah beredar laporan bahwa game tersebut dan game tembak-tembakan lainnya telah menginspirasi pelaku penembakan kejam di Christchurch, Selandia Baru, Jumat kemarin (15/3/2019).

Pelaku penembakan yang merekam aksinya layaknya game tersebut telah membuat 50 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Mau Diharamkan Ulama Malaysia, Ini Sederet Fakta PUBGFoto: Black Shark 2 Release Test Game PUBG. (Dok. Black Shark.Com)

Lalu seperti apa fakta-fakta dari game online yang populer ini?

Mengutip rilis resmi perusahaan yang diterbitkan hari ini, Selasa, PUBG mobile berusia satu tahun pekan ini. PUBG Mobile telah mencapai kesuksesan luar biasa di mana penggunanya sudah melampaui 30 juta pengguna aktif setiap harinya.

PUBG Mobile juga telah diunduh 200 juta kali dalam waktu kurang dari satu tahun.

Game buatan raksasa teknologi asal China Tencent ini juga telah dinobatkan sebagai game mobile terbaik 2018 dari Google Play Award.


Simak video tentang saham Facebook yang anjlok gara-gara kasus penembakan Jamaah Masjid di Selandia Baru di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading