Internasional

Oprah Meng-Google Namanya Sendiri, Ini yang Ia Temukan

Entrepreneur - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
08 July 2018 14:24
Oprah Meng-Google Namanya Sendiri, Ini yang Ia Temukan
Jakarta, CNBC Indonesia - Oprah Winfrey, yang dinobatkan sebagai salah satu dari 500 orang terkaya di dunia pada bulan Juni, baru-baru ini meng-Google dirinya sendiri untuk kali pertama. Oprah dikejutkan oleh hasilnya dan dia mengatakan benar-benar belajar beberapa hal tentang dirinya sendiri.

Dalam wawancara dengan chief editor Vogue Inggris, Edward Enninful, Oprah mengingat kembali hasil pencarian Google-nya, menggeleng tak percaya, dan berkata, "Saya sangat terkesan dengan diri saya sendiri," sebelum tertawa terbahak-bahak.


"Ini yang saya tidak ketahui: bahwa saya adalah miliarder pertama Afrika-Amerika yang menghasilkan sendiri kekayaannya (self-made). Saya tidak tahu itu," kata Winfrey. Dia juga tidak tahu bahwa ia telah "menyumbang lebih banyak untuk amal di abad ke-20 dibandingkan orang Afrika-Amerika lainnya."

Karir profesional Oprah diisi dengan berbagai pengalaman pertama yang dimulai ketika dia masih remaja. Dia adalah seorang siswa top di sekolah dan mendapatkan beasiswa penuh untuk belajar di Texas State University. Saat berusia 19 tahun, ia menjadi salah satu anchor atau pembawa berita perempuan kulit hitam pertama.


Setelah dipromosikan melalui peran penyiaran yang berbeda, Oprah secara resmi memulai debut 'The Oprah Winfrey Show' pada tahun 1986, ketika dia berusia 32 tahun.

Acara itu kemudian menjadi acara talkshow dengan rating tertinggi dalam sejarah televisi. Kesuksesannya dari pertunjukan itu memberinya kekayaan bernilai jutaan dolar untuk dirinya sendiri. Kerajaan media Oprah membuatnya menjadi miliarder sebelum dia berusia 50 tahun.

Oprah yang sekarang berusia 64 tahun masih melanjutkan keberhasilannya.


Dilansir dari CNBC Make It, dia memulai 2018 dengan menjadi wanita kulit hitam pertama yang memenangkan Penghargaan Cecil B. DeMille untuk pencapaian seumur hidup di Golden Globes. Di sana, pidatonya yang menyentuh telah mengilhami banyak orang untuk memintanya mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 2020, meskipun dia telah mengatakan beberapa kali bahwa dia tidak tertarik untuk mencalonkan diri.

"Dalam struktur politik - semua non-kebenaran, kebohongan, omong kosong, keburukan, sogok-menyogok berlangsung - saya merasa saya tidak bisa menjadi bagian dari itu," kata Winfrey pada Vogue Inggris. "Saya tidak akan bisa melakukannya. Itu bukan bisnis yang bersih. Itu akan membunuh saya."

Hanya beberapa hari setelah pemberian penghargaan itu, California Selatan dilanda kebakaran hutan terbesar di AS dan rumah Oprah terkena longsoran lumpur. Saat itu, ia menggunakan pengaruhnya untuk menarik perhatian dan membantu negaranya.

Dia juga membalas kebaikan komunitasnya dengan cara lain: Dia mengurus beberapa badan amal, termasuk Oprah Winfrey Leadership Academy for Girls dan Oprah Winfrey Foundation, dan lembaga lain, termasuk U.S. Dream Academy dan Habitat for Humanity. Oprah tetap menjadi salah satu filantropis semua ras, menurut Inside Philanthropy.


Pada bulan Juni, dengan kekayaan bersih sekitar US$4,03 miliar (Rp 58 triliun), ia menjadi pengusaha wanita kulit hitam pertama yang masuk dalam Indeks Bloomberg Billionaires, yang berisi jajaran orang-orang terkaya di dunia. Pada bulan yang sama, ia menandatangani kontrak konten utama dengan Apple yang dilaporkan bernilai US$1 miliar.

Ketika Winfrey selesai melihat hasil pencarian Google-nya, dia ingat bahwa dia hampir tidak bisa berkata-kata dan hanya berkata, "Ini benar-benar bagus. Sangat bagus." (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading