ZenaTech Catat Pertumbuhan Pendapatan 425% di Semester I-2026

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
06 October 2026 16:57
Dok ZenaTech
Foto: Dok ZenaTech

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan teknologi drone dan perangkat lunak asal Kanada, ZenaTech (Nasdaq: ZENA), melaporkan pendapatan total sebesar CAD 17,73 juta untuk semester pertama tahun 2026 (H1 2026). Angka tersebut naik dari CAD 3,38 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya (H1 2025), atau setara dengan pertumbuhan sekitar 425% secara tahunan (year-on-year).

Berdasarkan data yang dipublikasikan perusahaan, lonjakan pendapatan tersebut hampir sepenuhnya berasal dari strategi akuisisi yang dijalankan ZenaTech di sektor survei lahan (land surveying). Dalam beberapa periode terakhir, ZenaTech mengakuisisi sejumlah perusahaan survei lahan berskala kecil dan menengah, kemudian mengintegrasikan operasional perusahaan-perusahaan tersebut ke dalam segmen bisnis Drone as a Service (DaaS) miliknya.

Segmen DaaS menggabungkan berbagai layanan berbasis drone, seperti survei tanah, pemetaan, dan inspeksi, yang sebelumnya dijalankan secara terpisah oleh perusahaan-perusahaan lokal independen. Setelah diakuisisi, pendapatan dari perusahaan-perusahaan tersebut turut tercatat dalam laporan keuangan konsolidasi ZenaTech sejak tanggal akuisisi masing-masing.

Selain dari sisi pendapatan, neraca keuangan ZenaTech turut menunjukkan peningkatan. Total aset perusahaan tercatat mencapai CAD 149,27 juta pada akhir periode pelaporan.

Dari sisi likuiditas, ZenaTech memiliki kas dan setara kas sebesar CAD 12,24 juta, ditambah surat berharga yang dapat diperdagangkan (marketable securities) senilai CAD 22,34 juta. Dengan demikian, total dana yang tersedia bagi perusahaan dalam bentuk kas dan surat berharga yang dapat diperdagangkan mencapai sekitar CAD 34,58 juta.

Dalam keterangan tertulisnya, perusahaan menyebut posisi ini memberikan ruang finansial untuk melanjutkan aktivitas akuisisi sekaligus mendanai proses integrasi teknis atas perusahaan-perusahaan yang telah diakuisisi ke dalam platform operasional ZenaTech.

Lebih lanjut, ZenaTech menjelaskan strategi yang dijalanka dikenal secara umum dengan istilah roll-up, yaitu pendekatan mengakuisisi banyak perusahaan kecil yang beroperasi di pasar terfragmentasi, kemudian mengonsolidasikannya di bawah satu platform teknologi dan merek yang sama. Pasar survei lahan dan inspeksi di Amerika Utara secara historis memang didominasi oleh banyak penyedia jasa berskala kecil yang beroperasi secara regional, bukan oleh segelintir pemain besar berskala nasional.

"Struktur pasar yang terfragmentasi semacam ini secara teoretis memberikan ruang bagi perusahaan seperti ZenaTech untuk terus melakukan konsolidasi tanpa harus bersaing head-to-head dengan satu pemain dominan tunggal. Namun demikian, keberhasilan strategi roll-up pada akhirnya bergantung pada kemampuan eksekusi pascaakuisisi, yaitu sejauh mana perusahaan yang diakuisisi dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam sistem teknologi dan proses operasional yang seragam," tulis perusahaan dikutip Selasa (6/10/2026).

"Laporan keuangan H1 2026 menunjukkan bahwa ZenaTech mampu menjalankan akuisisi dalam skala besar dan mengonsolidasikan pendapatan perusahaan-perusahaan tersebut ke dalam laporan keuangannya. Akan tetapi, data yang tersedia saat ini belum menunjukkan secara eksplisit apakah proses integrasi tersebut telah menghasilkan efisiensi operasional, misalnya melalui penggunaan platform teknologi bersama untuk operasi drone, pengumpulan data, dan analisis di seluruh lokasi yang diakuisisi," tulis ZenaTech.

Perusahaan menegaskan, indikator yang lebih relevan untuk menilai momentum pertumbuhan organik ke depan adalah kinerja segmen-segmen bisnis yang tidak terpengaruh langsung oleh akuisisi baru, serta perkembangan margin operasional setelah proses integrasi perusahaan-perusahaan yang telah diakuisisi berjalan lebih matang.

"Data tersebut belum tercakup dalam ringkasan angka yang dipublikasikan untuk periode H1 2026 ini," tutup ZenaTech.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Pendiri Kopi Kenangan Borong Saham Karyawan, Ungkap Laba Perusahaan


Most Popular
Features