Kemendag Gandeng Tokopedia/Tiktok Shop Buka Akses Pasar UMKM Solo

Teti Purwanti,  CNBC Indonesia
25 September 2026 18:03
Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dengan program Pilihan Busan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag)/Dok Istimewa
Foto: Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dengan program Pilihan Busan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag)/Dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - Tokopedia dan TikTok Shop memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menjadi platform e-commerce pertama yang berkolaborasi dengan program Pilihan Busan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan peluncuran etalase khusus Pilihan Busan x Tokopedia, yang menghadirkan lebih dari 110 produk UMKM hasil kurasi dari Solo dan sekitarnya.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengatakan kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pasar bagi produk-produk lokal, khususnya UMKM.

"Teman-teman, kita ingin produk-produk UMKM kita yang banyak sekali bagus mendapatkan pasar, tempat, dan etalase. Dengan e-commerce, kita lebih mudah mencari produk itu. Apa namanya? Discovery commerce," ujar Budi dalam keterangan resmi, Jumat (25/9/2026).

Menurut dia, pemerintah terus mendorong produk lokal agar semakin mampu mengisi pasar domestik. Hal tersebut sejalan dengan program Pengamanan Pasar dalam Negeri yang dijalankan Kemendag.

Budi mengatakan, produk-produk yang masuk dalam program Pilihan Busan juga memiliki peluang untuk dikembangkan ke pasar ekspor. Pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia tahun sebelumnya, hampir 10 UMKM Pilihan Busan disebut berhasil mendapatkan buyer.

Selain itu, produk-produk Pilihan Busan juga akan mendapatkan ruang khusus dalam Trade Expo Indonesia yang digelar setiap Oktober. Bukan cuma itu, kolaborasi dengan Kemendag ini juga dinilai sejalan dengan perkembangan perilaku konsumen di era digital.

Dalam kolaborasi tersebut, lebih dari 110 produk Pilihan Busan telah dikurasi untuk ditampilkan dalam etalase khusus di Tokopedia. Budi mengatakan, program Pilihan Busan pada dasarnya terbuka untuk berbagai jenis produk UMKM. Namun, produk makanan menjadi salah satu kategori yang cukup dominan karena banyak pelaku usaha di sektor tersebut yang mendaftar.

Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana platform digital dapat menjadi bagian dari ekosistem pengembangan UMKM, mulai dari mempertemukan produk dengan konsumen hingga membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas. Budi menegaskan, keberlangsungan ekosistem perdagangan digital membutuhkan kerja sama antara pelaku usaha, platform, dan konsumen.

"Ada tiga ekosistem. Yang pertama adalah seller atau produsen. Seller ini juga bisa menjadi produsen. Kemudian yang kedua platform e-commerce. Dan yang ketiga adalah konsumen," katanya.

Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dengan program Pilihan Busan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag)/Dok Istimewa

Menurut Budi, ketiga unsur tersebut saling membutuhkan. "Seller butuh platform, platform juga butuh seller, dan butuh juga konsumen," ujarnya. Budi menegaskan pemerintah akan terus mengevaluasi kebijakan perdagangan digital agar tetap dapat mengikuti perkembangan ekosistem e-commerce yang dinamis.

Sementara itu, Executive Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, menjelaskan bahwa perkembangan e-commerce kini tidak lagi hanya mengandalkan pola konvensional ketika konsumen secara aktif mencari produk yang ingin dibeli. Menurutnya, model discovery commerce memungkinkan produk ditemukan konsumen melalui konten, sehingga membuka peluang baru bagi pelaku UMKM untuk menjangkau calon pembeli.

"Kalau di conventional commerce, biasanya produk itu di-listing dan menunggu pembeli. Jadi pembeli harus mencari produk. Tetapi di era discovery commerce, produk yang bisa mencari pembelinya melalui konten," kata Stephanie.

Ia menambahkan, pendekatan tersebut diyakini dapat membantu mengakselerasi pertumbuhan UMKM sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di Solo dan daerah sekitarnya.

"Kami percaya bahwa ini dapat mengakselerasi pertumbuhan dan juga memperluas akses pasar untuk banyak pelaku UMKM di Solo dan juga di sekitarnya," ujarnya.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]
Next Article 'Beli Lokal', Cara Tokopedia-TikTok Shop Bikin UMKM Naik Kelas


Most Popular
Features