Kecelakaan Tragis Mobil Tabrak Rumah Orang, 1 Tewas di Tempat
Jakarta, CNBC Indonesia - Fitur autopilot yang ada dalam Tesla merenggut nyawa. Dalam sebuah kecelakaan di Texas, mobil yang melaju dengan fungsi tersebut menabrak rumah dan seorang wanita yang ada di dalamnya.
Mobil Tesla Model 3 dikemudikan oleh Michael Butler dengan sistem bantuan pengemudi otomatis. Menurut otoritas setempat, mobil itu keluar dari jalan raya dan menabrak rumah dengan kecepatan tinggi.
Nahas, Martha Avila (76) yang tengah bediri di ruang depan ikut tertabrak. Dia sempat dibawa dengan helikopter medis ke rumah sakit sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.
Pihak berwenang tak menyebut kecepatan mobil itu. Evaluasi masih dilakukan untuk mengetahui alasan kendaraan tidak bisa mengendalikan kecepatannya.
"Kami masih mengevaluasi apa yang menyebabkan mobil gagal mengendalikan kecepatannya sebelum kecelakaan," kata Sersan Alex Turman dari kantor Sheriff Harris County dikutip dari New York Times, Senin (22/6/2026).
Buttler disebut tidak memiliki tanda mabuk dan kooperatif selama penyelidikan. Namun tidak diketahui keadaannya, termasuk apakah mengalami cedera dari kecelakaan itu.
Sebagai informasi, Tesla dibekali fungsi autopilot. Namun dalam buku panduan, pengemudi harus tetap memegang kemudi dan mengambil alih saat terjadi sesuatu saat kednaraan melaju.
Akibat fungsi autopilot, Tesla juga pernah menarik lebih dari dua juta kendaraan pada 2023. Saat itu, regulator federal setempat mengatakan produsen mobil belum melakukan upaya yang cukup memastikan pengemudi tetap waspada saat menggunakan software.
Serangkaian kecelakaan juga pernah terjadi karena autopilot milik Tesla. Sebelumnya seorang pria pernah meninggal pada 2018 dan menyalahkan software tersebut, membuat Tesla diseret ke meja hijau dan baru menyelesaikan gugatan pada 2024.
(fab/fab) Add
source on Google