Startup Unicorn Mobil Bekas Carsome Disebut Mau PHK Massal

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
29 September 2022 17:45
Calon pembeli melihat mobil bekas yang di jual di Showroom Ngawi Jaya Motor, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (7/4/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Calon pembeli melihat mobil bekas yang di jual di Showroom Ngawi Jaya Motor, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (7/4/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Startup unicorn pertama yang lahir di Malaysia, Carsome juga terkena badai pemutusan hubungan kerja (PHK). Dilaporkan perusahaan mobil bekas itu memangkas jumlah pegawainya hanya dalam 24 jam ke depan.

Tech Wire Asia mengutip sebuah sumber menyebutkan startup itu sedang melakukan langkah efisiensi. Khususnya terkait perampingan tenaga kerja mereka, dikutip Kamis (29/9/2022).

Perusahaan itu juga telah mengurangi pegawai di cabang Thailand. Kebijakan PHK juga nampaknya akan berdampak ke cabang Malaysia dan beberapa posisi regional, mengutip laporan dari Tech in Asia.

Tech Wire Asia menyatakan belum pasti apakah Carsome melakukan PHK hanya menyeluruh atau fokus pada tenaga kerja Malaysia lebih dulu. Pemberhentian karyawan dilaporkan akan terjadi dalam tiga gelombang yang berbeda.

PHK ini terjadi setelah Carsome melakukan perekrutan besar-besaran pada awal tahun ini. Namun ternyata perusahaan mengalami krisis ekonomi dan juga ketakutan atas potensi resesi.

Bukan hanya PHK, Carsome juga menunda rencana IPO di Singapura dan Amerika Serikat (AS). Alasannya kembali karena kondisi ekonomi global yang memburuk dan dikhawatirkan mengurangi valuasi perusahaan.

Sebelumnya, Business Times menyebutkan kemungkinan Carsome akan melantai di bursa Singapura dan AS tahun depan. Namun dengan catatan, jika keadaan pasar dinilai telah membaik.

Carsome didirikan pada tahun 2015. Marketplace jual-beli kendaraan bekas melebarkan pasarnya ke Indonesia, Thailand dan Singapura. Perusahaan itu bekerja sama dengan lebih dari 8.000 dealer dan menangani lebih dari 100 ribu transaksi setiap tahun.

Perusahaan yang mengangkat Pandu Sjahrir sebagai penasihat itu, baru-baru ini juga mengumumkan akuisisi iCar Asia yang terdaftar di Australia. Nilai pengambilalihan sekitar US$184,3 juta tahun ini.

Sejak awal tahun, Carsome mengumpulkan sekitar US$101 miliar lewat IPO secara global tahun ini. Data Bloomberg mengatakan jumlah tersebut turun dari US$338 miliar dengan periode yang sama tahun lalu.

Pada bulan Januari, Carsome mengumpulkan US$290 juta dengan valuasi US$1,7 miliar dalam putaran seri E. Pendanaan ini dipimpin oleh Qatar Investment Authority serta 65 Equity Partners dan Seatown Private Capital Master Fund, keduanya didukung oleh Temasek Holdings.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Daftar Startup Jual Beli Mobil Bekas, Valuasinya Triliunan


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading