Siasat Baru Biden Cegah China Jadi Raja Teknologi Dunia

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
07 September 2022 14:40
Flags of U.S. and China are seen in this illustration picture taken August 2, 2022. REUTERS/Florence Lo/Illustration Foto: Bendara AS dan China (REUTERS/FLORENCE LO)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan teknologi AS yang menerima dana federal akan dilarang membangun fasilitas teknologi di China selama 10 tahun.

Aturan itu disebut dalam pedoman yang diresmikan sebagai bagian dari rencana investasi US$50 miliar yang bertujuan untuk membangun industri semikonduktor lokal.

Itu terjadi ketika kelompok bisnis telah mendorong lebih banyak dukungan pemerintah dalam upaya mengurangi ketergantungan pada China.

"Kami akan menerapkan pagar pembatas untuk memastikan mereka yang menerima dana CHIPS tidak dapat membahayakan keamanan nasional. Mereka tidak diizinkan menggunakan uang ini untuk berinvestasi di China, mereka tidak dapat mengembangkan teknologi terdepan di China, untuk jangka waktu sepuluh tahun," menurut Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo, menjelaskan soal program Chips and Science Act, dikutip dari BBC, Rabu (7/9/2022).

"Perusahaan yang menerima uang hanya dapat memperluas pabrik simpul matang mereka di China untuk melayani pasar China." imbuh dia.

AS dan China sudah lama terlibat dalam perselisihan jangka panjang mengenai perdagangan dan teknologi.

Pada bulan Agustus, Presiden AS Joe Biden telah menandatangani undang-undang yang menjanjikan US$280 miliar untuk manufaktur teknologi tinggi dan penelitian ilmiah, di tengah kekhawatiran bahwa AS kehilangan keunggulan teknologinya dari China.

Investasi tersebut termasuk keringanan pajak bagi perusahaan yang membangun pabrik pembuatan chip komputer di AS.

AS saat ini memproduksi sekitar 10% dari pasokan global semikonduktor, yang merupakan kunci untuk segala hal mulai dari mobil hingga ponsel.

Kedutaan Besar China di Washington telah menentang RUU semikonduktor, ia menyebut bahwa aturan tersebut membuat AS memiliki mentalitas Perang Dingin.

Beberapa pembuat chip AS sudah mengalami dampak tindakan keras Washington dalam menjual teknologi AS ke China. Awal bulan ini, Nvidia dan AMD diberitahu oleh pejabat AS untuk menghentikan penjualan chip kecerdasan buatan ke China.

Dan Ives dari Wedbush Securities menyebut pembatasan itu sebagai "pukulan" untuk Nvidia.

"Ini benar-benar pukulan di haluan di China dan itu benar-benar akan mengobarkan api itu dalam hal geopolitik (ketegangan)," kata Ives kepada BBC.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

AS Kembangkan Energi Hijau Dari Ombak Laut


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading