Dari Ayam hingga Koperasi, Startup yang Pekan Ini Dapat Duit

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
22 July 2022 07:40
Peternakan Ayam Siap Ekspor (CNBC Indonesia TV) Foto: Ilustrasi Peternakan Ayam (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Memasuki pekan ketiga Juli, beberapa startup mengumumkan pendanaan terbarunya. Bisnis yang digeluti para startup beragam, mulai dari budi daya ayam hingga penyedia platform digital untuk koperasi.

Pendanaan dengan nilai paling besar diumumkan pada Juli diumumkan oleh KitaBeli. KitaBeli adalah perusahaan yang menyediakan solusi group buying, yaitu penjualan barang dalam skala besar ke komunitas tertentu dengan harga lebih murah. Startup ini meraih US$20 juta dalam ronde pendanaan Seri B.

Ada dua startup yang bisnisnya cukup unik meraih modal segar pada pekan lalu. Chikin, perusahaan yang menggunakan teknologi internet of things (IoT) untuk budi daya unggas, mengumumkan pendanaan dari East Ventures.

Lalu, ada Djoin. Berbeda dengan kebanyakan startup yang mengincar kota besar, Djoin adalah perusahaan yang berbasis di Bali dan penyedia software as a service untuk koperasi di perdesaan.

Tren startup masuk desa berlanjut setelah pekan sebelumnya Agriaku mengumumkan pendanaan baru. Selain Alpha JWC sebagai investor utama, Agriaku juga didukung oleh Go-Ventures milik Gojek dan sederet investor milik BUMN yaitu MDI Ventures, BRI Ventures, dan Mandiri Capital.

Pendanaan yang diumumkan pada Juli cenderung kecil dibandingkan dengan bulan lalu. Sepanjang Juni, bursa kripto Pintu masih merupakan startup dengan nilai pendanaan terbesar, menggalang US$113 juta atau sekitar Rp 1,64 triliun lewat penerbitan saham Seri B.

Data pendanaan startup di Indonesia sepanjang Juli 2022

Dalam laporan Cento Ventures, Indonesia bersaing dengan Singapura sebagai penerima investasi startup terbesar sepanjang 2021. Menurut catatan, 42% dari modal diinvestasikan di startup Indonesia.

Pada 2021, nilai investasi startup di Indonesia mencapai US$5,96 miliar atau sekitar Rp 85,8 triliun, sedangkan Singapura mencatatkan US$ 4,83 miliar atau sekitar Rp 69,6 triliun.

Menurut Laporan e-Conomy SEA 2021 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$70 miliar pada 2021 dan diperkirakan menyentuh US$146 miliar pada 2025.

Menggunakan data yang tersedia secara publik CNBC Indonesia merangkum deretan startup yang sukses menggalang dana dari para investor sepanjang Juli 2022:


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Data Pendanaan Startup Indonesia Sepanjang Mei 2022


(dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading