Demi Lawan Putin, Biaya VPN Penduduk Rusia Dibayari Amerika

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
03 July 2022 09:45
Russian President Vladimir Putin (Getty Images/Contributor)

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat mendukung kampanye untuk memberikan penduduk Rusia software anti-sensor di internet sebagai dukungan perlawanan atas invasi Rusia ke Ukraina.

Rusia telah meningkatkan restriksi terhadap media independen sejak memulai perang di Ukraina. Jurnalis diancam dengan tuntutan hukum jika menyuarakan kritik atas invasi tersebut, bahkan mereka dilarang menggunakan kata perang.

Open Technology Fund, yang didukung pemerintah Amerika Serikat, membayar beberapa perusahaan asal AS yang menyediakan virtual private networks (VPN) secara gratis untuk jutaan pengguna internet yang berdomisili Rusia. Tujuannya agar mereka bisa mengakses situs web bebas dari sensor.


VPN menciptakan sebuah terowongan privasi di dalam internet untuk aliran data, yang biasanya dienkripsi, sehingga menyulitkan pemantauan. Penggunaan VPN meledak di Rusa sejak awal invasi.

"Perangkat kami kebanyakan digunakan oleh orang-orang yang ingin mengakses media independen, jadi pendanaan dari OTF sangat penting," kata juru bicara Lantern, salah satu perusahaan VPN kepada AFP seperti dikutip pada Minggu (3/7/2022).

Perusahaan teknologi Psiphon dan nthLink juga menyediakan aplikasi canggih anti-sensor untuk penduduk Rusia. OTF memperkirakan 4 juta pengguna memanfaatkan aplikasi kedua perusahaan.

Psiphon melaporkan lonjakan pengguna di Rusia, dari 48.000 per hari pada 24 Februari menjadi 1 juta per hari pada pertengahan Maret, begitu menurut penasihat senior perusahaan Dirk Rodenburg. Kini, rata-rata penggunaan di Rusia telah mencapai 1,5 juta per hari.

Meskipun beberapa orang, termasuk pemimpin Rusia, telah menyerukan agar Rusia ditendang dari internet, pihak lain punya pendapat berlawanan.

"Sangat penting bagi penduduk Rusia untuk tetap terkoneksi dengan seluruh world wide web, agar perlawanan berlanjut," kata Natalia Krapiva, konsul hukum teknologi di Access Now, yang terlibat dalam upaya OTF.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Putin Blokir Facebook-Twitter, VPN Laris Manis di Rusia


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading