Penduduk Rusia Paling Rajin Pakai VPN, Demi FB dan Instagram?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
27 July 2022 10:10
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri Upacara Pemberian Penghargaan Negara di Istana Grand Kremlin di Moskow, Rusia, Minggu (12/6/2022). (Photo by Contributor/Getty Images) Foto: Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri Upacara Pemberian Penghargaan Negara di Istana Grand Kremlin di Moskow, Rusia, Minggu (12/6/2022). (Photo by Contributor/Getty Images)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rusia berada di peringkat kedua yang men-download VPN terbanyak di dunia. Negara yang dipimpin presiden Vladimir Putin tersebut hanya kalah dari India.

Laporan AppMagic menyebutkan Rusia berada di peringkat kedua pada bulan Maret-Juli. Selama tiga minggu di bulan Juli, layanan VPN di negara itu diunduh lebih dari 12 juta kali, dikutip Rabu (27/7/2022).

Jumlah tersebut melonjak drastis dari awal tahun ini. Pada Januari 2022, VPN hanya di-download 2 juta kali di Rusia dan menempati negara ini di peringkat ke-16.


Sementara pada Juli 2021 lalu, Rusia hanya men-download VPN sebanyak 2,7 juta kali dan duduk di ranking ke-15.

Tidak diungkapkan pangsa trafik VPN di Rusia, tetapi menurut layanan riset Beeline Analytics rata-rata kenaikan download mencapai 172% sejak awal April lalu. Jumlah kunjungannya ke aplikasi VPN melonjak 571%.

Pada periode yang sama, di Moskow trafik layanan VPN tumbuh 59%. Sementara itu, di wilayah lain St. Petersburg 802%, Vladivostok 345% dan Krasnodar 944%.

Menurut Google Trends, tingkat minat yang menyertakan kata VPN dari Rusia terjadi pada 13-19 Maret 2022 lalu. Berikutnya, turun dan kembali meningkat sedikit pada 29 Mei-4 Juni serta 17-23 Juli.

Proporsi terbesar pengguna yang mencari VPN di Google terbesar berasal dari Moskow, St. Petersburg, Kaliningrad dan Yaroslavl.

Nampaknya, kenaikan penggunaan VPN ini juga didorong agresi militer Rusia di Ukraina. Rusia diketahui memblokir aplikasi buatan Barat selain itu juga berupaya menghentikan pemakaian VPN oleh masyarakat.

Tech Radar melaporkan kenaikan penggunaan VPN juga terjadi saat pemerintah dan bisnis menjatuhkan sanksi pada Rusia.

Sebelumnya, Menteri Pembangunan Digital, Telekomunikasi, dan Media Massa Rusia Maksut Shadayev mengatakatan Facebook, Instagram, dan Twitter menyita 10%-20% dari trafik internet Rusia.

Namun setelah pemblokiran, trafik ke tiga platform tersebut lewat VPN hanya seperlima dari trafik sebelum VPN. Menurut Shadayev, ini karena banyak situs Rusia hanya memperbolehkan akses dari IP Rusia.

"Sangat merepotkan, karena jika Anda menggunakan VPN, dan berusaha mengakses situs web Rusia, Anda akan diinformasikan bahwa laman itu tidak ada. Anda harus mematikan VPN, masuk ke ke situs, kemudian menyalakan kembali VPN," kata Shadayev.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Banyak Warga 'Langgar' Larangan Putin, Rusia Bersih-bersih


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading