Waspada! Kasus Covid-19 Melejit, Level PPKM RI Bisa Naik Lagi

Tech - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
16 June 2022 11:17
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin  (Tangakapan Layar Youtube Sektretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus Covid-19 di Tanah Air terus menanjak. Kemarin kasus konfirmasi kembali naik menjadi di atas 1.000 kasus per hari.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat terjadi penambahan kasus konfirmasi mencapai 1.242 kasus, lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat 930 kasus.


Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan dengan situasi ini, kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bukan tidak mungkin perlahan akan kembali naik ke level 2.

"Kita akan monitor ketat," kata Budi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/6/2022).

Budi menjelaskan saat ini Indonesia berada di posisi level satu transmisi penularan Covid-19 yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Jika kasus terus naik, bukan tidak mungkin level transmisi akan naik.

"Standar WHO, itu di 20 kasus per 100.000 penduduk per hari atau kalau di-translate penduduk Indonesia sekitar 7.700 per hari. Jadi adalah level treshold pertama di mana level transmisi berdasarkan WHO Indonesia akan naik level 2. Kita masih 1.000 ya," jelasnya.

Budi menegaskan bahwa pemerintah saat ini masih mengamati dan mempelajari virus Corona subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang dianggap menjadi penyebab kenaikan kasus.

Dari hasil pengamatan awal pemerintah, puncak kasus yang disebabkan kedua varian ini diperkirakan sepertiga dari puncak kenaikan kasus yang disebabkan oleh varian Omicron awal dan varian Delta.

"Kita Delta puncaknya 60 ribu kasus sehari, kita kira-kira nanti estimasi berdasarkan data puncaknya kita di 20.000 per hari," kata Budi

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa fatality rate alias tingkat kematian akibat kedua subvarian tersebut jauh lebih rendah dari Omicron dan Delta. Perkiraannya, adalah seperduabelas dari kedua varian tersebut.

"Kita percaya ada kenaikan maksimal 20 ribu per hari setelah satu bulan teridentifikasi minggu ketiga, keempat Juli dan akan turun kembali," tegas Budi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Menkes: Vaksin Covid-19 Hasil Sumbangan Banyak Kedaluwarsa


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading