Update Dugaan Kasus Hepatitis Akut Tambah 2, Totalnya Jadi 16

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
24 May 2022 18:20
World hepatitis day awareness with red yellow ribbon. Ilustrasi Hepatitis (photo created by jcomp via Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Syahril mengatakan, data hingga 23 Mei 2022, menunjukkan ada penambahan 2 kasus dugaan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya di Indonesia.

Dua kasus tersebut, ditemukan di Banten dan Sulawesi Selatan dengan status pending klasifikasi. Penambahan kasus ini, ada total ada 16 kasus dugaan hepatitis akut misterius di Indonesia.

Secara kumulatif ada 35 kasus yang ditemukan, namun 19 kasus disingkirkan. Dan 16 kasus lainnya yang diduga hepatitis akut terdiri dari 1 orang probable dan 15 kasus adalah pending klasifikasi.


Adapun 19 kasus diduga hepatitis akut yang masuk kategori discarded atau disingkirkan diketahui mengidap penyakit lain, seperti demam berdarah dengue (DBD), bacterial sepsis hepatitis A, hingga leukimia. Sehingga mereka tidak lagi masuk kategori probable hepatitis akut.

"Kumulatif ada 35 kasus, yang disingkirkan itu ada 19 dan saat ini ada 16 yang diduga kasus hepatitis akut berat yang belum diketahui ini," kata Syahril dalam konferensi pers Perkembangan Kasus Hepatitis Akut dan Cacar Monyet di Indonesia, Selasa (24/5/2022).

Saat ini, kata Syahril, belum ada temuan adenovirus di 16 kasus dugaan hepatitis akut misterius di Indonesia.

"Sejauh ini belum ya, jadi belum ditemukan adenovirus itu, bru tadi patogen yang probable itu yaitu sitomegalovirus yang ditemukan." pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kabar Terbaru WHO Soal Kasus Hepatitis 'Misterius' di RI


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading